nhk

TDR Drag Bike 2014 Senayan (Jelang); Pertarungan Piston 64 mm Vs 66 mm Di Matic 200

ManiakMotor – Awal tahun 2014 TDR langsung gelar event trek lurus, minggu ini. “Lombanya masih rangkaian seri 2013, ini seri ketiganya atau  final,” sambar Farid Sungkar dari FR Action selaku Event Organizer TDR Racing International Drag Bike Championship 2013 di Senayan, Jakarta Selatan pada 11-12 Januari 2014 nanti.

Peserta di TDR Drag Bike hanya dibatasi 350 starter  demi maksimalnya jalannnya lomba. Peserta boleh konsentrasi, hak-hak mereka sebagai pembalap tidak dikebiri oleh jumlah starter. Setiap kelas ada yang namanya penyisihan untuk ancang-ancang ke  final yang hasil akhirnya catatan waktu maksimal.  Mereka juga diberi hak yang namanya pemanasan mesin dan ban (burn out).  

Asal tahu saja, TDR Drag Bike pernah di area Parkir Timur Senayan tahun lalu dan  peserta  Matic Tune Up 200 cc selalu menjadi lumbung starter terbanyak. Karena pusatnya teknologi matik memang ada di Jakarta, maka tak heran jika banyak yang berharap adanya penemuan baru yang bisa membuat timeakan tajam.

Jika 2013  bore x stroke didominasi 64 x 58 mm, tahun ini beberapa tim coba hitung yang lain, “Tim kami dari tahun lalu sudah pakai piston 64 mm dengan langkah torak 62 mm, ternyata oke. Masih akan terus digali lagi kelebihannya,” ujar Kentardima selaku chief mechanic dari tim Sport Hariots Feat Keyspeed IRC Lupromax GM asal Bandung, Jawa Barat tempatnya Sabrina Sameh membalap.

Sama juga dengan Iyong Mustofa yang mengkomando Yong Motor Nano Nano, “Selain 64 mm x 62  mm,saya membuat durasi kem lebih lama,” ujarnya. Trik ini membuat torsi lebih cepat tanpa menghilangkan putaran mesin sebelumnya. Malah, tenaga juga naik walau tidak besar-besaran amat, maka terasa powernya rata.

Kapasitas mesin juga sudah mendekati 200 cc dengan bore 64 mm dan langkah piston 62 mm. Pergerakkan langkah piston termasuk besar atau 4 mm. Naiknya tenaga ini juga berpengaruh ritme joki membetot gas, terutama ketika start. “Saya sudah coba dan sudah ketemu caranya, tinggal nanti pembuktiannya di Senayan,” kata Imam Ceper yang akan memacu Mio dari Yong.

Tomo Speed Shop yang masih pakai kombinasi 64 x 58 mm tetap yakin motornya masih bisa mencatatkan waktu yang baik. Katanya, untuk menaikkan tenaga tidak melulu dari kapasitas. Tapi juga boleh dimainkan dari komponen racing.Jika banyak otak-atik pada mesin, takutnya nggak kuat. Dengan spek sebelumnya terbukti mesin stabil dengan catatan waktu yang konstan,” pungkas Tomo saang empunya tim.

Wah, nggak lebih cepat lagi dia. Adit

BACA JUGA

TDR Drag Bike, Finalnya 12 Januari 2014 Di Senayan

 

BAGIKAN