nhk

TDR Drag Bike Indramayu 2013; Tuyul Tercepat FFA 6,8 Detik KTM SX250, Dikejar Nova Dash, Lho..!

 

 

ManiakMotor Basis mesin special engine (SE) 2-tak dan kapasitas 250 cc, tepat dikembangkan untuk aspal 201 meter. Sebelumnya, KTM SX250  milik Abirawa yang  mampu berlari di bawah 6.9 detik dengan Eko Chodox-nya. Bahkan Chodox sudah di bawah 6.8 detik.

KTM SX250 Harriot’s GM pada FFA (Free For All) di TDR Racing International Drag Bike Championship 2013, 1 Desember 2013  mampu melakukan di bawah 6.9 detik. Sejarah buat timnya dan mungkin buat Tuyul bisa sesingkat itu di 201 meter. Begitu yang pernah tercatat di portal ini. “Khas SE bila komponennya disegarkan dengan yang baru, tenaganya meningkat drastis,” jelas Tuyul.

Basis KTM garuk tanah untuk MX1 memiliki torsi besar yang didapat dengan singkat, adalah  modal awal dipakai di trek lurus. Dari deretan SX250, tim-tim ini hanya mengganti rangka dengan Kawasaki Ninja. Karater mesinnya, mereka permak dari knalpot yang perutnya jauh lebih besar dari standar KTM 250 yang sudah racing ini.

Kenalpot ini mampu memindahkan tenaga dari putaran bawah ke menengah-atas. Tipikalnya berubah dari garuk tanah menjadi cakar hot mix. Ditambah desain lehernya knalpot yang lebih landai dan volume pipa pelepas buang yang kembung. Maklum, knalpot di 2-Tak peyumbang tenaga 40 persen untuk ukuran SE. Hasilnya seperti sampeyan lihat, baru SX 250 yang mampu berlari sekilat itu di drag bike Indonesia.  

Namun perjuangan Tuyul dan timnya mendapat perlawanan dari Honda Nova Dash. Nah ini underbone two stroke yang juga legenda di Indonesia. Bowo Samsonet sebagai jokinya mungkin mimpi indah sebelumnya. Catatan 6.918 detik adalah terobosan Dash sepanjang portal maniakmotor.com mengulas drag bike. Seingat portal ini catatan terbaiknya adalah 6.994 detik.

 Dash milik TRD TDC Mc Racing, ya sudah tahulah spesifikasinya yang pernah merajai balap motor awal 90-an. Tapi yang ini kapasitasnya sudah didongkrak jadi 138 cc. Tapi katanya, sebelum di event ini justru lebih besar kapasitanya. Itu membuatnya rada liar. Makanya diubah diameter pistonnya jadi 62 mm yang tadinya 64,5 mm. “Penurunan kapasitas ini ternyata efesien volumetriknya cocok,” jelas Bowo yang di penyisihan bikin 6,953 detik.

Perubahan kapasitas itu sama dengan ganti silinder yang membuat porting masuk dan buang harus dikorek-korek ulang. Ini nanti saja tulisannya di modifikasi. “Lubang transfer dan bilas berubah, nih ukurannya,” sodor  AB Bendol juru korek tim motor ini yang  bermarkas di Salatiga, Jateng. 

Kan nanti saja, nanti rubrik Modifikasi. Ardel

BACA JUGA

Hasil Drag Bike Indramayu (TDR), Jabar, 1 Desembar 2013

TDR Drag Bike Indramayu 2013; Blade dan Karisma Libas 130 cc!

Drag Bike TDR Indramayu 2013; Final Chodox Pertajam Waktu 7.089 Detik, Sport 2-Tak 155 Tune-Up!

Drag Bike TDR Indramayu 2013; Penyisihan Diambil Jupie MB KW2 8.176 Detik, Eko Chodox!

TDR Drag Bike 2013 Indramayu; Eko Chodox 7.154 Detik, Penyisihan Sport 2-Tak 155 Tune-Up!

BAGIKAN