nhk

Teknologi Eco Smart Tire Milik FDR, Terobosoan Anak Kampus

 

 

 

ManiakMotor – Ban pintar Eco Smart Tire (EST) yang baru dilansir FDR ternyata berawal dari anak-anak kampus yang suka oprek-oprek mesin. Mereka adalah anak-anak Universitas Indonesia yang tergabung dalam tim Sadewa Otto yang rutin berkompetisi di kancah Shell Eco Marathon, itu lho lomba irit bahan bakar se-Asia.

PT Suryaraya Rubberindo Industries produsen ban FDR telah bekerjasama dengan ‘gerombolan’ remaja UI itu sejak 2011. Mereka bahu membahu meriset untuk kontribusi penghematan bahan bakar. “Kami selalu antusias bekerjasama dengan anak-anak muda Indonesia untuk mengembangkan teknologi. Bersama Sadewa Otto sudah bikin prestasi membanggakan di kancah internasional. Kerjasama ini akan terus dilanjutkan dan terbuka untuk semua universitas, ini bagian dari kepedulian sosial perusahaan terhadap kampus,” papar Herry Junaidi, Direktur Marketing PT SRI.

Kebanggaan sama diapungkan Moh. Saiful Bahri, salah satu pentolan Sadewa Otto. Sejak menggandeng FDR pada 2011, katanya, motor yang mereka bangun berkembang pesat dalam hal penghematan bahan bakar. Pada tahun itu konsumsi bahan bakar baru mencapai 75 km/liter dengan ban prototipe 14 inci. Berarti motor matik.

“Kemudian kami minta spek yang lebih ringan pada FDR dengan hasil 175 km/liter pada 2012,” kata Saiful yang jurusannya bukanlah anak Fakultas Teknik Mesin seperti teman-temannya, tapi justru Kriminologi FISIP UI. Lho,kok bisa? “Saya hobi oprek mesin, Mas. Dulu sih sempat juga oprek-oprek mesin di balap liar hehehe!”

Saiful menambahkan, timnya kemudian menghadap FDR lagi dan minta ban yang lebih ringan dengan methode low rolling resistance. Itu ban yang bisa menggelinding lebih halus tapi saat bersamaan grip tetap andal untuk keselamatan. Hasilnya diproduksilah ban khusus dengan pattern Sport MP yang bobotnya lebih ringan dari edisi 2012.

Sayangnya, produk itu batal dikompetisikan di Sirkuit Sepang, Malaysia, lantaran event musim 2013 itu batal digelar gara-gara serangan asap dari Pulau Sumatera. Hm, ternyata Malaysia sudah puyeng tuh biarpun baru diserang dengan asap hahahha, bercanda Bro! “Tapi, saat tes kampus, satu liter bensin sudah bisa digeber sejauh 275 km/jam,” tambah Saiful yang mukanya sikit-sikit mirip Marc Marquez.

Puncaknya pada kompetisi Shell Eco-Marathon 2014 di Filipina. Pacuan Sadewa Otto menjuarai kelas Urban Concept Gasoline. Ban yang diusung adalah prototype FDR yang mengandalkan teknologi EST tadi. Jarak tempuhnya 301,7 kilo meter hanya dengan seliter bensin. Wow! “Jadi, kontribusi ban untuk penghematan bahan bakar memang sangat signifikan,” tambah Saiful.

Nah, teknologi itulah yang melatarbelakangi produk ban FDR berteknologi EST. Dalam pengujian model full to full di kampus UI,  FDR berteknologi EST yang sekarang sudah diproduksi massal dan dilempar ke pasar usai lebaran nanti, bisa menghemat BBM hingga 7,1% dibandingkan tipe ban FDR generasi sebelumnya.

Itu yang omong anak UI sendiri lho. Mau tahu pastinya, coba beli barangnya kemudian rasakan dan bandingkan. Soal harga jual belum ditetapkan, tapi kisarannya paling banter lebih mahal sekitar 10 – 15 persen dari versi FDR harian saat ini.

Satu hal penting lagi, Masbro. Buat yang doyan oprek mesin, kalau diseriusi macam Saiful ini ternyata bisa bikin prestasi membanggakan. Ya macam anak-anak maniakmotor.com yang sebagian hanya berawal  dari bongkar mesin, lantas masangnya minta bantuan bengkel. Hehehe! Andro

BACA JUGA

FDR Perkenalkan Teknologi Eco Smart Tire 2014; Mesin Ringan Bensin Irit

Indoprix 2014 Sekayu; Pangkas Rekor 3 Detik, Ban FDR Khusus Skyland!

Indoprix 2014: Semua Rekor Sentul Kecil Pecah! Jawabannya?

IRS 2014 Sentul Seri-2; Bakal Ada Ban Balap FDR Untuk 250 Cc Dan Supersport 600

 

 

BAGIKAN