nhk

Tes Moto3 Qatar, Denny Triyugo Ke-5 Dan Iswandi Muis Ke-8

 

ManiakMotor – Dengan empat motor speksifikasi asli Moto3 yang didatangkan dari Honda Jepang, delapan pembalap diuji di sirkuit Losail, Qatar, 25 November 2012. Ke-8 joki ini dipilih dari hasil klasemen akhir Asia Dream Cup (ADC) yang eventnya bersamaan dengan ARRC. ADC adalah proyek Honda Jepang yang lombanya pakai CBR250 yang nyaris standar. Di antara mereka, terdapat dua pembalap Indonesia yang diutus Astra Honda Motor (AHM). Yakni Denny Triyugo Laksono dan Iswandi Muis.

Mantap kali, brosist..!  Denny dari Probolinggo, Jatim dan Iswandi Muis datang dari Ujung Pandang, Sulawesi Selatan. Keduanya berkarir dari bawah dengan bebek, dari pasar enggol to balap dadakan telah dijajal. Kini cita-cita  naik motor prototipe tidak perlu mencubit diri sendiri dan kucak-kucak mata. Lha wong nyata, bukan mimpi. Mereka naik Moto3 tidak sembari tiduran di Losail, Qatar.

Silakan bersyukur pada Tuhan. Itu karunia, bagian dari angan-angan dari ribuan pembalap bebek, drag bike, dan karung. Eh, salah. Pokoknya pembalap Indonesia yang punya Kartu Izin Start (KIS).  Seperti yang nulis cerita ini, cukup pernah punya KIS, tapi tidak pernah ikut balap. “Cita-cita jadi pembalap, kan tujuan akhirnya bisa balapan dunia,” kata Denny lewat bbm dengan terisak-isak saking terharunya. Eiit, mana mungkin dengan jari-jari mengetik bbm bisa begitu bos? Ya, kira-kira begitulah menghadapi yang bukan mimpi kaleeee…

Hanya saja dalam test kali ini, keduanya harus peras tenaga dan keterampilan lagi dan lagi. Semoga selanjutnya masih ada yang diperas. Hasil kurang  tidak menguntungkan untuk dipilih jadi wild card Moto3 2013. Dalam kesempatan dan setiap pembalap diberi jatah 20 lap di Losail, Denny ke-5. Ia bukukan 2 menit 15.767 detik atau ketinggalan 1,5 detik dari Hiroki Ono yang tercepat. Muis ke-8 atau ketinggalan 2 detik lebih. Masih jauh Sulawesi, Is… Supaya dekat silakan lihat hasil dari 8 pembalap di bawah tulisan ini.

Menurut Anggono Iriawan, manajer motorsports AHM, posisi ini belum penentuan. Denny dan Muis masih punya kesempatan. “Masih ada lagi tes di sirkuit Motegi, Jepang dan Sepang di Malaysia.  Di Qatar dan ini belum bisa jadi patokan,” jelas Anggono sembari menghibur diri.

Catatan dipacu anak-anak ADC ini masih jauh dari lap rekor Moto3 asli di Qatar. Best lap Qatar dipegang Maverick Vinales (Blusens Avintia) juga pakai mesin Honda dengan sasis FTR. “Memang lebih pelan. Karena, mesin disediakan standar versi Moto3. Mesin dan sasis dari pabriknya, masih boleh diup-grade 20 persen. Pokoknya testing di Qatar belum final,” jelas Ron Hogg, promotor ARRC sekaligus ADC.  

Iya, ya, ya… harus tidur dulu untuk mimpi indah. Sebenarnya dengan bendera AHM, tak perlu pakai audisi segala. Langsung bikin tim dan panggil ahli Jepang atau Spanyol dan titipkan mekanik Indonesia yang mampu untuk mengelola tim. Jangan menyertakan mekanik yang hanya tukang cuci bodi motor. Ya, pembalapnya dari anak muda Indonesia yang ditunjuk AHM dong. Beres tuh, tinggal gas.

Kan, kan, IMI saja bisa kirim Rafid Topan dan Federal Oil menjagokan Doni Tata di Moto2, kenapa AHM tidak? Belum lagi Honda punya motor Moto3. Begitu logikanya. Sama bisanya dengan logika mensponsori MotoGP dengan One Heart…! Saat lomba tidak perlu juara dunia Moto3, dengan bergerombol di 10 besar saja, nama pembalapnya akan lebih harum dari Dani Pedrosa di Indonesia. Itu hanya ilmu kira-kira bro. “Mudah, pungut saja Rp 10.000 setiap motor laku yang djual AHM untuk ongkos tim atau pembalap yang dikirim. Setahun menjual 2,5 juta unit, kalikan saja,” timpal Nanang Gunawan, pemerhati balap motor Indonesia. 

Harga motornya dinaikkan diam-diam, jangan bilang-bilang untuk ongkos tim Moto3. Miolo  

BERITA TERKAIT:

Denny Triyugo Dan Iswandi Muis Testing Moto3 Di Qatar

ARRC Qatar Race-2 ADC, Denny Terlempar Dari 3 Besar Klasemen Akhir

ARRC Malaysia, Jepang Jago ADC

Balap Motor Asia Dream Cup, Honda Indonesia Mendaftar

 

HASIL TESTING  
1.       Hiroki Ono (JPN)   2:14.279
2.       Joshua Hook (AUS) 2:14.930
3.       Hikari Okubo (JPN) 2:15.420
4.       Apiwat Wongthananon (THA) 2:15.632
5.       Denny Triyugo Laksono (INA) 2:15.767
6.       Mohd Fitri Ashraf Razali (MAS) 2:15.881
7.       S. Sasitharen (MAS) 2:16.523
8.       Iswandi Muis (INA) 2:16.55.



 

BAGIKAN