nhk

Tes MotoGP 2016 Valencia: Marquez Tetap Keluhkan Akselerasi RC213V 2017

Marc Marquez tes Valencia RC213V 2017

ManiakMotor – Belum benar juga tuh kruk as yang memproduksi torsi. Torsi ini, pengaruhnya pada persentase akselerasi. Kira-kira begitu yang diceritakan Marc Marquez usai test MotoGP untuk 2017 pada hari kedua di sirkuit Valencia, Spanyol pada 16 November lalu. Tentu saja si Marc nggak sebut-sebut kruk as pada new engine RC213V-nya. Itu membaca bocoran RC213V edisi tahun lalu yang masalahnya dari poros bubungan tersebut.

Tugas Marquez memang mencocokan ECU seragam dan Michelin pada motornya. Katanya masih butuh banyak pengembangan. Karena itu dia nggak fokus pada lap time, tapi kalau memungkinkan, ya kenapa tidak. Marquez geetu loh. “Tes ini berjalan lebih baik dari tes musim lalu. Power membaik sehingga lebih mudah memainkan selongsong gas. Transfer ke bagian roda juga pas sehingga grip lebih terasa. Tapi, kami masih perlu kerja keras untuk akselerasi,” kata MM.

MM meski mengaku tidak memburu lap time tapi bisa mencetak waktu 1:30,171. Itu lebih lambat 0,196 detik dari  Maverick Vinales di atas M1. Marquez berada di posisi kedua dari hasil akumulasi dua hari test. Dia juga sempat lama berada di posisi tercepat. Pokoknya time-nya hanya bisa dikalahkan Vinales.

Sasaran utama MM dan HRC, tapi lebih kepada evaluasi menyeluruh pada paket RC213V spek 2017-nya. Karenanya  beberapa kali ia terlihat ngaspal di kisaran10 lap nonstop untuk menemukan cara bawa yang tepat. Maksudnya membiasakan diri dengan produksi baru HRC yang dirakit atas kelemahan motor sebelumnya.

Tetap diakui akselerasi belum sesuai harapannya, walau lebih baik. Musim 2016, sektor ini menjadi kelemahan RC213V Marquez. Hanya saja MM bisa mengimbanginya dengan cara bawanya. Ia bisa lebih dalam pada titik pengereman sampai-sampai roda belakangnya nggak pernah tenang di depan tikungan. Ia juga lebih cepat on throttle keluar tikungan dengan cara gelantungannya.

Itu yang membuat ada perimbangan dalam catatan waktu per lap-nya sepanjang 2016. Dan kelemahan itu lewat analisa pengamatt terjadi pada kruk as. Sampeyan tahu sendiri mesin 2016 disegel duluan di awal musim alias nggak boleh direvisi. Perbaikannya ini untuk edisi 2017.  “Soal akselerasi masih terjadi dan itu pekerjaan selanjutnya. Ini benar-benar mesin yang berbeda dari versi sebelumnya sehingga butuh basis data yang berbeda pula,” imbuh MM. Andro

BACA JUGA

Hasil Test MotoGP Valencia 2017, Spanyol 15 – 16 November 2016