nhk

Tes MotoGP Qatar 2017 (Jelang): Aleix Espargaro Tuding ‘Pelarangan Sayap’ Murni Bisnis

ALEIX, APRILIA, SAYAP

ManiakMotor – Kemarin, Aleix Espargaro bernyanyi soal sakit hatinya sama perilaku skuad Suzuki, membuatnya pindah ke Aprilia. Kali ini, adik Pol Espargaro (KTM) itu bicara soal pelarangan sayap (winglet). “Itu adalah murni pemasaran,” sebutnya.

Pemasaran di sini, mungkin lebih tepat dikatakan bisnislah. Artinya, para pengelola rombongan sirkus motogp sangat menginginkan produk Jepang tetap menguasai arena. Dengan begitu, suntikan dana akan banyak masuk ke kantong, paling sedikit dari dua merek (Yamaha dan Honda). Sekarang, ditambah lagi ada Suzuki, sedang dari Eropa hanya Ducati. Kalo pun ada Aprilia dan KTM, bisa diibaratkan anak bawang.

Ducati yang lagi on fire tentu menjadi pengancam serius. Apalagi dengan masuknya Jorge Lorenzo, sangat mungkin prestasi skuad Italia kian moncer.

Agar tidak kehilangan pendapatan yang besar, maka pemakaian sayap pun dilarang dengan alasan sangat membahayakan pembalap ketika terjatuh dan bikin mereka jadi canggih. Begitu penilaian Aleix yang diakuinya bahwa elemen-elemen itu memberi keuntungan kecil.

Di antaranya, kata Aleix, mencegah roda depan terangkat saat tenaga motor capai 300HP. Dengan sayap, roda menyentuh tanah dan mendapat tenaga maksimal. Trus, “Ke luar tikungan cepat, saat udara datang, dengan adanya sayap kestabilan motor terjaga,” pungkas Aleix.

Ternyata, Yamaha dan Suzuki sudah memakai sayap internal di pra musim ini. Sementara Ducati belum tampak dan masih dalam pertimbangan, meski joki baru mereka sudah minta. Pantas, dalam dua sesi tes Ducati masih melempam. Siapa tahu tes resmi terakhir di Qatar (9-10/3), ada perubahan dari Ducati. Rezki

 

BAGIKAN