nhk

Tes MotoGP Qatar 2017 (Jelang) : Dovizioso Senang Sama GP17, Tapi Belum Kompetitif

Ducati, Dovizioso, Lorenzo

ManiakMotor – Pembalap Ducati Andrea Dovizioso sudah tak sabar ingin melakukan tes resmi ketiga tahun ini di sirkuit Losail, Qatar pada 9-10 Maret 2017. Pasalnya, pengembangan yang dilakukan Ducati pada Desmosedici GP17, pengujiannya belum maksimal. Malah, ia menilai motor belum cukup kompetitif di segala sisi. Nah, Lo!

Dovi bisa ngomong begitu bukan tanpa alasan. Ketika di hari tes terakhir di Phillip Island, Australia, selisih waktunya terpaut 0.699 detik dari Vinales (Yamaha M1) sebagai yang tercepat. Ia berada di urutan ketujuh masih lebih baik dari rekan setimnya Jorge Lorenzo yang berada di belakangnya persis.

Tapi, diakuinya dengan GP17 ini cukup menyenangkan. banyak langkah maju dicapai jika dibandingkan dengan GP16 di awal-awalnya. Namun, keuntungan yang dirah itu belum bisa untuk mengimbangi Yamaha M1 dan Honda RC213V. Apalagi untuk berjuang menang di setiap jenis sirkuit.

“Jika Anda melihat hasil tes dan dibandingkan sama situasi tahun lalu, kami sekarang jauh lebih baik. Saya kompetitif di Malaysia, juga di Phillip Island meski ini trek tidak saya sukai,” bilang Dovi. Jadi, dengan GP17 ini, lanjutnya, bukan masalah kecepatan. Melainkan, soal menikung yang mudah karena saat lomba daya cengkeram itu tentu tidak maksimal. “Dan saat menikung itu membuat efek sangat besar. Kondisi akan lebih parah kondisi ban sampai drop,” tegasnya.

Dovi mengambil perumpamaan lagi. Dia bilang jika GP17 sangat kuat di segala sisi, kekuatan itu akan hancur bila  di tikungannya dodol. “Ini sudah saya praktekkan ketika berada di belakang Vinales dan Alex Rins (Suzuki). Saat membelok, terjadi suatu perbedaan,” keluhnya. Hanya, tidak disebutkan GP17 mana yang dipakai.

Karena, pihak Ducati menyedia dua unit berbeda. Satu GP17 dengan desain knalpot yang direvisi dan pakai kotak ‘salad’, satu lagi versi lama hanya tanpa sayap. Nah, Dovi sendiri sudah minta dibikinkan sayap. Rezki

BAGIKAN