nhk

Tes MotoGP Qatar 2017 (Jelang) : Ini Kelemahan Desmosedici GP17, Sayap Internal Belum Diputuskan

Ducati, Sayap internal, Lorenzo

ManiakMotor – Terjawab sudah, apa penyebab Andrea Dovizioso yang berada di urutan ketujuh tertinggal 0,6 detik atas Vinales pada sesi tes terakhir di Phillip Island, Australia. Ternyata, tanpa pakai sayap Ducati Desmosedici GP17 merupakan masalah besar. Kelemahan itu diakui langsung oleh Manajer Umum Ducati Corse Luigi ‘Gigi’ Dall’lgna.

Hal sama juga dikeluhkan pembalap baru Ducati Jorge Lorenzo yang usai tes di negeri Kanguru minta dipasangi sayap. Karena, ia merasa ada yang aneh dengan motor. Setali tiga uang dengan Dovi juga mengeluhkan GP17 tidak stabil di tikungan. “Hebat disemua hal, tapi dodol di tikungan, sama aja bohong,” kata Dovi.

Menurut Dall’lgna, berdasarkan data disebutkan bahwa kurangnya beban di bagian depan jadi penyebab terbesar. Artinya, GP17 tidak memiliki daya cengkeram yang baik tanpa sayap. Kondisi ini disampaikan saat presentasi di tim satelit Pramac, juga di Naples. Pihaknya, kini sedang berjuang mengatasinya.

“Terus terang, kita tidak puas setelah tes seperti di Phillip Island. Untuk pertama kali, GP17 tanpa sayap terasa jauh dari yang kita duga. Dan di dua tes itu sangat berguna mencari tahu batas-batas kelemahan dan coba kita atasi,” terang Dall’lgna.

Dall’lgna pun mengakui kalo spoiler internal Yamaha telah built-in, termasuk Suzuki dan Aprilia. Untuk teknologi satu ini dikatakannya, “Kami akan memiliki keterbatasan terhadap dua perkembangan aerodinamis selama musim, sehingga kami sangat hati-hati mempertimbangkannya,” tutup Dall’lgna. Maksudnya, Ducati belum maksimal terhadap pengembangan sistem aerodinamis (tanpa sayap).

Berarti, ini tantangan bagi para perancang di markas Borgo Panigale untuk bisa segera mengatasi bagian depan. Meski para insinyur sudah mengatakan, butuh waktu bikin sayap tanpa membuat tulang. Nah, lo! Rezki

BAGIKAN