nhk

Tes Resmi MotoGP 2017 Sepang: Selain Mesin Berkutat Aerodinamika, Tanpa Winglet

MotoGP test Sepang 2017
Lorenzo sudah nongol di Sepang. Dia memerhatikan para tester Ducati saat ujicoba privat

ManiakMotor – Dua tahun belakangan seluruh motor dipasangi winglet. Walau katanya nggak banyak ngaruh, toh sayapnya kian besar-besar pada tim pabrikan. Berarti sayap yang dipelopori Ducati itu bermanfaat pada aerodinamika, terutama untuk meniup wilayah depan motor agar tetap nunduk saat berakselerasi.

Edisi MotoGP 2017, sayap ini dilarang digunakan dengan berbagai alasan pada safety. Kontan di test resmi kedua pramusim di Sepang, Malaysia, 30 Januari – 1 Februari 2017, mereka – walau nggak semuanya – tetap fokus pada aerodinamika akibat hilangnya sayap. Terutama itu tadi, besar–kecil, sayap tersebut memengaruhi akselerasi yang berhubungan dengan wheelie.

Ndak tahu, mereka belum menelpon masalah gejala roda depan ngangkat di gigi rendah dengan hilangnya sayap tersebut. Boleh jadi melakukan pemetaan elektronik agar nggak terlalu deras membangi tenaga di awal. Bisa juga dikoreksi dari cara bawa jokinya. “Yang jelas kami belum puas dengan pelarangan winglet ini. Tapi apa pun, itu peraturan,” sebut Luigi Dall’Igna, General Manager of Ducati Corse.

Ducati telah memerintahkan testernya melakukan uji coba di Sepang saat tulisan ini diketik. Di sana terlihat, Ducati yang dikebut Michele Pirro desain fairingnya diakali pada bagian tengah dan bawah. Ada cekukan seperti untuk menampung terpaan angina. Semoga itu bermanfaat buat aeorodinamika tunggangan Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

Ilmu menunggangan angin alias aerodinamika itu juga disinggung banyak oleh Yamaha saat peluncuran mereka. Kata mereka sih nggak masalah, karena sejak awal M1tidak menggunakan sayap. “Saat sayap itu dicopot seperti aturan 2017, ndalak masalah. Toh kami juga untuk M1 2017 punya trik tersendiri menambah aerodinamikanya,” ungkap Kouichi Tsuji, direktur pengembangan Yamaha MotoGP.

Nah trik ini disebut-sebut Tsuji soal meningginya postur M1 2017. Tapi kan itu harus diuji kembali di test Sepang. Tentu saja mencari aerodinamikanya. Ito

BAGIKAN