nhk

Tes Ride Honda Supra GTR 150, Tenaga Besar Anti Panik Bagi Pengendara

ManiakMotor – Boleh disebut tenaga besar untuk ukuran bebek. Mesinnya 150 yang memiliki efisiensi pembakaran, sehingga bahan bakar yang dikompresi menjadi tenaga utuh. Kan mesinnya dilayani dua kem alias DOHC (double over head chamshaft) dengan diameter silinder dan langkah yang seimbang. Mudah mengatur keseimbangan mengdara dari mesin.

Asli itu dirasakan saat sesi first impression versi  PT. Astra Honda Motor (AHM) pada Honda Supra GTR150. Sesi ini usai peluncuran Supra GTR150 di kawasan Puncak, Bogor, Jabar pada Selasa 24 Mei 2016. Karena di kawasan Puncak,  ditawarkan berbagai kondisi jalanan. Adai aspal mulus, lintasan paving, bebatuan, trek tanah dan malah ada bebatuan yang licin. Jalan yang saban hari dilewati penduduk sekitar dengan motor juga.

Supra GTR150 yang dinaiki reporter, sama saja dengan yang akan dijual ke pasar umum. Seolah AHM ingin membuktikan, bukan hanya tenaga besar dari mesin  DOHC. Tapi juga dengan konsep dimensi bodi, rangka dan suspensi yang bisa membawa mesin tersebut. “Makanya diameter sokbreker depan lebih besar atau 31 mm. Monosok juga begitu,” kata Makoto Dohi dari Honda R& Asia  yang bertugas menerangkan masalah teknis.

Semakin besar tabung suspensi tentu kian nyaman, mampu meredam pnatulan dari kondisi jalanan. Sanggup pula menerima tenaga GTR150 maksimal 15,74 dk/9.000 rpm dan torsi 13,5 Nm/6.500. Kan dengan tabung besar, kapasitas olinya lebih banyak untuk membantu kompresi dan meredam panas. Tekanan bar pada pegasnya juga bisa ditingkatkan dengan diameter ulir gemuk.      

Untuk postur dari reporter  maniakmotor.com  dengan tinggi badan 174 cm dan berat 65 kg tidak kesulitan. Selap-selip di tanjakan dan turunan di antara pohon pinus, pun tak bikin panik. Ya itu tadi, tenaga dan bobot bisa diredam kaki-kaki. Tenaga juga terukur karena rapatnya perbandingan gigi pada girboks. Percepatannya ada 6 speed. Nggak kasar tenaganya, walau pun besar.  

Tanjakan tajam  di atas lintasan paving blok licin tersiram air hujan, pergerakan roda belakang saat digas 6000 tetap stabil. Dicoba menanjak pada gigi dua, tidak drop. Tenaga juga selalu tersedia dengan enam reduksinya pada aspal mulus yang lurs. Belum sampai top speed sih, karena keburu belok, nyali juga sudah kendur lantaran basah. Tapi, porsi tenaga terbagi rata.

Di ajak menikung pun tetap tenang. Sekali lagi, karena redaman suspensi tadi. Ketika pindah persneling ke gigi rendah dari kecepatan lumayan, entakan engine brake akibat deselerasi, terasanya sikit. Lagi-lagi soal gigi rasio yang rapat untuk ukuran bebek. 

Supra GTR150 bila untuk mudik lebaran sangat cocok. Sesuai klaim AHM untuk motor turing. Makanya setelah first ride ini tinggal menunggu undangan AHM untuk menguji dengan rute yang panjang. Ingin membuktikan saja klaim motor peturing. MM

BACA JUGA

Peluncuran Honda Supra GTR150: Bebek Mutakhir Generasi Supra Mandra, Mesin DOHC Dan Monosok

Piaggio MP3 Yourban Sport 300 i.e 2014 Di PRJ; Roda Tiga Canggih, Harga Rp 200 Jutaan

TVS Apache RTR 300 2016 Terbawa Style BMW

Yamaha YZF- R15 Komparasi New Vixion, Yang Lama Bisa Ikut

‘Test Ride’ Yamaha New GT 125 Eagle Eye, Bobot Ringan 75 Km/jam di 201 Meter

Spesifikasi Honda Supra GTR150
P x L x T: 2.025 x 725 x 1.102 mm
Jarak sumbu roda: 1.284 mm
Jarak terendah: 150 mm
Tinggi jok: 780 mm
Berat kosong: 119 kg
Radius putar: 1.900 mm
Kapasitas tangki bensin: 4,5 liter
Tipe mesin: 4 langkah DOHC 4 katup
Bore x stroke: 57,3 x 57,8 mm
Kapasitas mesin: 149,16 cc
Pendinginan: liquid cooled dengan kipas auto
Sistem pengabutan: PGM-FI
Rasio kompresi: 11,3:1
Tenaga maksimal: 15,74 dk (11,6 kW)/9.000 rpm
Torsi maksimal: 13,5 Nm/6.500 rpm
Transmisi: manual 6 percepatan
Pola perpindahan gigi: 1-N-2-3-4-5-6
Starter: electric & kick starter
Sistem kopling: wet multiple with coil spring
Sistem pelumasan: basah
Kapasitas oli: 1,1 liter
Tipe sasis: twin tube steel
Ukuran ban depan: 90/80-17 46P (Tubeless)
Ukuran ban belakang: 120/70-17 58P (Tubeless)
Rem depan: hidraulic disc
Rem belakang: hidraulic disc
Suspensi depan: teleskopik
Suspensi belakang: monosok
Sistem pengapian: full transistor
Aki: MF 12 V-5,0 Ah
Tipe busi: NGK MR9C-9N atau ND U27EPR-N9

 

BAGIKAN