nhk

Test MotoGP Catalunya 2018: Tuntutan Rossi Akselerasi Yang Disetel Ergonomik Duduk

ManiakMotor – Harapan besar Valentino Rossi, Yamaha membawa terobosan elektronik. Tentu saja ‘akal-akalan’ pemetaan yang tepat untuk menselaraskan putaran mesin dan girboks. Hasilnya adalah akselerasi yang real time. Maksudnya putaran roda dilapisi ban, setiap gerakannya terpakai. Nggak ada lagi spin yang jadi kelemahan M1 sesuai tuntutan The Doctor.

Tapi itu tidak terpenuhi dalam tes resmi sehari di Catalunya, Spanyol pada 18 Juni 2018, tepatnya usai balapan ronde 7 di situ. Rossi hanya ke-14 dan terpaut 1,2 detik dengan yang tercepat, “Sayang memang, performa dan akselerasi nggak meningkat,” papar Rossi usai testing resmi tersebut.

Bisa saja Yamaha membawa terobosan elektronik dari pemetaan mereka, tapi belum berhasil. Atau memang Yamaha tidak membawa gagasan pada kepintaran buatan tersebut? Itu kalau dilihat dari jumlah lap yang dilakukan The Doctor hanya 58 lap. Jauh dari lawan-lawannya sampai 80-an lap.

Artinya saat itu, Rossi sudah tak bersemangat. Kan gagal memperbaiki tuntutannya yang terfokus sebenarnya pada kontrol traksi tersebut? “Tapi saya mengerti untuk menemukan masalah seperti ini, butuh waktu panjang,” tambah Rossi seperti dilansir Crash.

Karena masalah elektronik itu belum bisa improve, pasukan Rossi beralih pada ergonomik. Yang kata Rossi perubahan kecil-kecilan untuk distribusi bobot dari pembalapnya terutama pada jok dan tangki bahan bakar. Itu pun menurut Rossi pengaruhnya kecil, “Nanti kami tetap mambawa motor yang sama untuk testing di Brno (Ceko) usai balapan di situ,” pungkas Rossi yang masih berhadap ada peningkatan di test Brno tadi.

Namun sebelum Brno masih ada Assen di Belanda pada 1 Juli 2018. Di situlah Rossi dan Yamaha tahun lalu juara terakhir dan sudah 17 seri berlalu belum pernah juara seri. MM