nhk

Test Pramusim Valencia, Rossi Puji ‘Sikit’ Mesin M1 2019, Ban Nggak Stress

ManiakMotor – Valentino Rossi sikit memuji mesin M1 2019 yang diujinya di sirkuit Valencia, Spanyol. Hari pertama Selasa (20/11), Rossi merasakan untuk kontrol mesin lebih enak saat masuk tikungan dan terhadap konsumsi ban.

Engine YZR-M1 baru memproduksi tenaga dengan halus. Nggak kasar seperti edisi sebelumnya yang tukang makan ban. Ih seyem…!   “Kami selalu menderita degradasi ban. Jadi fokusnya dari sini dulu. Itu dikerjakan dari mesin yang powernya lebih halus. Lumayan berhasil, ada sikit peningkatan. Lap time saya bagus,” papar Rossi yang menyelesaikan 40 lap.

Rossi berada di posisi ketiga dengan mencetak 1:31.845 dan selisih 0.429 detik dari yang tercepat ditempati rekan setimnya. Katanya, mesin baru dikomparasi dengan mesin lama. Dengan jumlah lap yang sama, ban pada mesin baru komponnya lebih awet. Sedang pada mesin lama muncul banyak kerutan pada kompon ban.

Di hari pertama itu, Rossi baru mencoba satu mesin baru. Masih ada katanya mesin-mesin lain yang akan diuji. “Hari pertama kami coba satu mesin, hari kedua ada mesin lain lagi serupa, tapi beda. Mesin pertama ini selain awet terhadap ban, juga engine brake-nya bagus. Motor bisa lebih mudah ditempatkan pada jalur masuk tikungan,” sebut Rossi.

Walau begitu, Rossi masih mengeluhkan akslerasi yang tetap sama dengan versi lama. Tapi katanya arahnya sudah tepat. Untuk perbaikan dan penyetelan mMasih ada waktu sampai Februari tahun depan untuk membandingkan satu sama lainnya, termasuk rangka atau paket lengkap. Mio

 

MotoGP Valencia Test 2019
Session 1 as of 20/11/2018PDF Analysis PDF Classification
Pos Rider Team Fastest lap Lead. Gap Prev. Gap Laps Last lap
1 VIÑALES, Maverick Yamaha Factory Racing 1:31.416 33 / 39
2 MARQUEZ, Marc Repsol Honda Team 1:31.718 0.302 0.302 21 / 25
3 ROSSI, Valentino Yamaha Factory Racing 1:31.845 0.429 0.127 27 / 40
4 DOVIZIOSO, Andrea Ducati Team 1:31.846 0.430 0.001 34 / 38
5 BRADL, Stefan LCR Honda 1:32.015 0.599 0.169 45 / 51
6 MORBIDELLI, Franco Petronas Yamaha SRT 1:32.085 0.669 0.070 32 / 40
7 ESPARGARO, Aleix Aprilia Racing Team Gresini 1:32.095 0.679 0.010 35 / 37
8 PETRUCCI, Danilo Ducati Team 1:32.100 0.684 0.005 25 / 43
9 ESPARGARO, Pol Red Bull KTM Factory Racing 1:32.179 0.763 0.079 23 / 35
10 PIRRO, Michele Ducati Team 1:32.220 0.804 0.041 18 / 19
11 BAGNAIA, Francesco Alma Pramac Racing 1:32.396 0.980 0.176 37 / 38
12 RINS, Alex Team SUZUKI ECSTAR 1:32.402 0.986 0.006 30 / 32
13 NAKAGAMI, Takaaki LCR Honda IDEMITSU 1:32.539 1.123 0.137 21 / 26
14 MILLER, Jack Alma Pramac Racing 1:32.555 1.139 0.016 18 / 19
15 MIR, Joan Team SUZUKI ECSTAR 1:32.787 1.371 0.232 57 / 59
16 RABAT, Tito Reale Avintia Racing 1:32.834 1.418 0.047 28 / 36
17 ZARCO, Johann Red Bull KTM Factory Racing 1:32.835 1.419 0.001 32 / 36
18 LORENZO, Jorge Repsol Honda Team 1:32.959 1.543 0.124 28 / 30
19 IANNONE, Andrea Aprilia Racing Team Gresini 1:33.291 1.875 0.332 14 / 15
20 ABRAHAM, Karel Reale Avintia Racing 1:33.301 1.885 0.010 32 / 35
21 SMITH, Bradley Aprilia Racing Test Team 1:33.709 2.293 0.408 16 / 17
22 FOLGER, Jonas Yamaha Test Team 1:33.810 2.394 0.101 27 / 30
23 QUARTARARO, Fabio Petronas Yamaha SRT 1:33.850 2.434 0.040 35 / 38
24 SYAHRIN, Hafizh KTM Tech 3 Racing 1:34.233 2.817 0.383 19 / 20
25 OLIVEIRA, Miguel KTM Tech 3 Racing 1:35.118 3.702 0.885 21 / 33

Rossi juga merefleksikan hari yang positif, meskipun itu dipotong pendek oleh hujan: “Pada akhirnya itu adalah hari yang positif tetapi kami tidak punya banyak waktu,” mulai ‘The Doctor’. “Saya mampu melakukan 40 lap dan pekerjaan yang paling penting hari ini, yang membandingkan mesin dan satu mesin evolusi yang kami coba selama musim, dan kami membandingkan dengan mesin standar dan itu tidak terlalu buruk karena itu membantu untuk menekankan bannya kurang, jadi ini pekerjaan yang baik.

 

Juara Dunia sembilan kali setuju dengan Vinales; mesin telah membantu Yamaha di bawah pengereman, tetapi percepatan membutuhkan lebih banyak pekerjaan: “Mesin juga berubah pada pengereman, di entri. Ini adalah bantuan kecil karena sepeda menjadi lebih mudah dikendarai dan Anda bisa lebih konstan. Akselerasinya kurang lebih sama. Kami berusaha memiliki karakter yang lebih lembut agar lebih sedikit berputar dan itu sudah membantu. Bagi saya, itu tidak cukup. Kami menderita terlalu banyak dengan degradasi ban belakang tetapi kondisinya juga sangat buruk, jadi biasanya ban menderita dalam kondisi ini tetapi kelihatannya setelah beberapa lap kami meluncur terlalu banyak tetapi kami telah mengambil arah yang baik. ”

Besok, kedua pengendara akan mencoba mesin baru lainnya, karena nomor 46 menegaskan: “Hari ini kami mencoba satu (mesin) dan besok kami akan mencoba yang lain, yang serupa tetapi berbeda. Besok, yang paling penting adalah coba spec kedua. Bagi saya, dua tes ini tidak penting tetapi penting. Kami punya waktu hingga Februari mendatang untuk memilih mesin, tetapi dalam pengujian ini, kami dapat memberikan indikasi yang baik untuk bekerja lebih dalam satu cara, jadi ini adalah target kami untuk Valencia dan Jerez. ”