nhk

Test Ride Yamaha Force 115 Fi 2013; Bebek Injeksi, Tarikan Spontan Dan Kontan

 

ManiakMotor – Harganya murah sebab labelnya bebek atau underbone low entry. Tapi teknologi rangka dan mesin sebagian besar Jupiter Z1. Itulah Yamaha Force 115 Fi yang minta ampun kompaknya antara sasis dan tenaganya. Tarikannya spontan dan kontan, nggak kredit. Tapi, kalau motornya bisa dibeli kredit. Handling mudah dengan tenaga padat. Putaran bawah cekatan sodok-sodok belantara macet Ibu Kota Jakarta.  Cocoklah buat pengendara pemula sampai yang mahir. Harganya cuma Rp 13.3 Juta, lebih murah Rp 2 juta dari Z1 OTR Jakarta.

Percaya deh, otot mesin naik 12 persen dari Yamaha Vega RR. Dihasilkan dari forged piston yang gesekannya singkat (low friction) dengan dinding silinder. Juga dari lambang Fi alias fuel injection atawa injeksi yang dipandu electronic control unit (ECU) pada asupan bahan bakar, timing pembakaran sampai pembuangan. Semua itu real time alias sesuai kondisi suhu, putaran mesin dan beban saat itu. Makanya sekalian diklaim Yamaha, 21 persen lebih irit dari Vega.  

{Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Soal irit sampai berapa km/liter belum dibuktikan portal ini lantaran test ride dari Ancol ke Kemayoran yang masih satu kawasan Jakarta Utara,  terasa singkat, 12 Juni 2013 saat bebek ini diluncurkan, kemarin.  Tetapi bicara bebek injeksi, jelas jauh lebih hemat dari versi karbu. Seperti keterangan real time tadi.

“Itu juga dipengaruhi susunan rasio pada girboks. Force bukan semata speed, tetapi bertenaga pada empat giginya. Dibanding rasio Jupiter Z1, Force lebih pendek-pendek. Jadinya irit,” bilang Bayu Astyawanto, Supervisor Service Education And Technical Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Garis besar dari bodi yang ramping, rangka dan mesin, memang gesit pada putaran yang dibutuhkan dalam kota. Selap-selip dan stop and go-nya satara Force-1. Jangan salah, sebab kalau salah langsung ke penjara sampeyan, portal ini juga sempat merasakan Force-1 tersebut.

Force-1 generasi awal bebek 2 tak yang serpihan tampilannya masih ada pada Force yang 4-tak ini. Sebelum Force-1 masih ada Deluxe, tapi berbeda wajah. Bila tenaga dikonversi dari 2-tak ke-4-tak, seharusnya dikali 1.5. Tapi kok ini kapasitas sama reaksi tenaganya seimbang, ya? “Itu tadi Fi, forged   piston, rasio dan teknologi bawaan lain,” tambah Bayu.

Malah lebih energik dari Jupiter Z yang versi karbu.  Tetapi ini lebih teratur staminanya karena pengaruh injeksi yang real time tadi dan rasio. Itu yang bikin agak beda dengan Z1, walau ukuran  bore x stroke sama-sama 50 mm x 57,9 mm, tapi tenaga dan torsi Force didapat lebih dahulu.

Torsi 9,53 Nm  (0,97kgf/m) – hampir sama dengan Z1 – di Force muncul pada 5.500 rpm. Kan Z1 pada 6.500 rpm dengan lontaran kruk-as seberat itu. Tenaga 8.72 dk memang lebih kecil dari Z1, tetapi juga didapat pada rpm lebih rendah alias 7.000 rpm. Selanjutnya lihat data spesifikasi Vega RR, Z1 dan Force sendiri. Dengan data seperti itu, tarikan motor otomatis ringan yang spontan dan kontan.

Z1 dan Force incar pasar berbeda. Force bagi semua kalangan. Pak guru SD yang baru diangkat pegawai negeri dan belum bisa naik motor, dipersilakan mencicil, dijamin segera bisa. Bagi yang baru panen sawah, hayo beli cash, jangan kredit. Takutnya pada panen berikutnya, sawahnya kena wereng, bro.

Toh, Pak Tani, Bu Tani sampai anaknya, sama dengan pak guru tadi. Karena spek di atas memang untuk itu. Lho sasis gimana? Kan disebut tadi, sasis  turunan Yamaha punya distribusi bobot yang lincah dan gampang ‘kepegang’. DNA sasis masih satu keluarga dengan Force-1 sampai Jupiter Z1, termasuk yang dipakai Force.

Jadi jangan khawatir, telah dicoba singkat dari Ancol ke Mayoran saat tes yang dikawal polisi. Gigi 1 sampai 35 km/jam di jarum spidometer. Masuk gigi 2, efek rasio ringan gigi satu mendorong jarum tiba-tiba sampai angka 50 km/jam, masih dalam keadaan throttle penuh. Pindah gigi 3 sudah konstan, tekanan tetap ada, tetapi sayangnya diperingati oleh pengawal yang polisi, disuruh pelan-pelan. “Hati-hati, ini jalan raya Mas. Nanti membahayakan pengendara lain,” kata Pak polisi memperingati reporter.

Siaap paaaak! Adib

BACA JUGA

Yamaha Force 115 cc Fi; Bebek Injeksi Aerodinamika Moge R Series

Yamaha Force 115 (Bebek); Benar Vega Injeksi, Harga Rp 13,3 Juta

Yamaha Vega Force RR Injeksi 2013, Atau Malah Jupiter MX Injeksi, Atau 250 CC..?

Yamaha New Vixion 2013; Jadi Yamaha M1 Di PRJ 2013

TVS Dash 2013, Matik 110 CC Pertama Yang Harganya Rp 9 Jeti

Spesifikasi Yamaha Force 115 cc

Mesin
Tipe Mesin          : 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Udara
Silinder             : Cylinder Tunggal / Mendatar
Volume Silinder      : 114 cc
Diameter x Langkah   : 50,0 × 57,9 mm
Perbandingan Kompresi: 9,3 : 1
Daya Maksimum        : 8,72 PS (6,41 kW) / 7000 rpm
Torsi Maksimum       : 9,53 Nm  (0,97kgf/m) / 5500 rpm
Sistem Starter       : Electric Starter dan Kick Starter
Sistem Pelumasan     : Basah
Kapasitas Oli Mesin : 1 Liter / Penggantian Berkala : 0,8 Liter
Sistem Bahan Bakar   : Fuel Injection System, Karburator VM17
Tipe Kopling         : Basah, Kopling sentrifugal, Multiplat
Tipe Transmisi       : 4 Kecepatan
Pola Transmisi       : N-1-2-3-4

Rangka
Tipe Rangka          : Pipa Baja Tulang Bawah / Steel Tube Underbone
Suspensi Depan       : Teleskopik
Suspensi Belakang    : Lengan ayun, Suspensi Ganda
Ukuran Ban Depan     : 70/90-17M/C 38P
Ukuran Ban Belakang : 80/90-17M/C 44P
Rem Depan            : Cakram
Rem Belakang         : Tromol

Dimensi
P x L x T            : 1.940 mm x 715 mm x 1.075 mm
Jarak Sumbu Roda     : 1.235 mm
Jarak Terendah       : 155 mm
Tinggi Tempat Duduk : 755 mm
Berat Isi            : Versi Tromol 93 kg, Versi Cakram 96 kg
Kapasitas Tangki     : 3,9 L

Kelistrikan
Sistem Pengapian     : TCI (Transistor controlled ignition)
Battery              : YTZ4V/GTZ4V (MF Battery)
Tipe Busi            : NGK / CR6HSA


SPESIFIKASI VEGA RR

Tipe mesin :                          4 Langkah, 2-valve SOHC, Berpendingin Udara  
Jumlah silinder :                    CylinderTunggal / Mendatar 
Volume silinder :                   114 cc  
Diameter x Langkah :             50,0 mm x 57,9 mm  
Perbandingan kompresi :        9,3:1  
Daya maksimum :                 8,16 P5 (6.0 kW)/7,5O0 rpm  
Torsi maksimum :                 8,3 N.m (0.85 kgf/m)/4,500 rpm
Sistem starter :                      Electric Starter dan Kick starter 
Sistem pelumasan :                Basah  
Kapasitas oli mesin :              Total : 1 Liter/ Penggantian Berkala : 0,8 Liter 
Sistim bahan bakar :              KarburatorVM17  
Tipe kopling :                        Basah, Kopling Sentrifugal, Multiplat 
Tipe transmisi :                     4 Kecepatan transmisi : N—1-2-3-4


SPESIFIKASI Z1

 

BAGIKAN