nhk

‘Test Ride’ Yamaha New GT 125 Eagle Eye, Bobot Ringan 75 Km/jam di 201 Meter

 

ManiakMotor – Tatapan memang elang. Tarikan pun seperti burung itu. Terasa ketika gas dipelintir sejak awal sampai gasnya dipelintir dalam-dalam, dalam bangat. Akselerasinya cepat dengan naiknya jarum speedometer, tapi halus. Dijamin sekalipun kaum hawa yang pemula atau baru belajar naik matik ini, tidak akan kaget walau salah putar gas. Ia tetap akan bisa mengontrol motor, tidak akan gugup.

 

Torsi puncak yang besar di kelasnya untuk memancing tenaga, memang didapat pada rpm rendah atau 6.500 rpm. Pada putaran itu ada lontaran seberat 1.06 kg-f.  Tentu saja lahir dari spesifikasi mesin yang langkah toraknya 57.9 mm atau lebih banyak 5.5 mm dari diameter silinder. Panjang langkah ini sama dengan gaya. Contoh nih, kunci pemutar baut, yang lebih panjang tungkainya akan cepat dapat kekuatan untuk membuka baut, ketimbang yang pendek. Seperti itu torsi pada langkah piston panjang.

Itu yang dirasakan portal ini ketika coba geber Yamaha Xeon RC di drag bike, baru lalu di Cimahi. Loh katanya New GT 125 Eagle Eye yang dipacu? “Spesifikasi mesin sama  dengan Yamaha Xeon RC, sasis pun sama. Bodi beda semua,” ujar M. Abidin selaku GM Service & Motorsports PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di sela-sela peluncuran ‘Si Mata Elang’ beberapa waktu lalu.

Dicek pada data spesifikasi memang sama Eagle Eye dan Xeon RC. Throttle body sebagai rumah katup kupu-kupu yang bertugas menyedot udara diameternya 28 mm, berarti sama. “ECU (Engine Control Unit) akan memerintah injektor menyemprotkan uap bahan bakar sesuai kebutuhan, jadi ini motor irit namun tetap bertenaga,” kata Abidin yang mengklaim dengan kecepatan rata-rata 30 km/jam satu liter bensin habis pada 75 km di Eagle Eye. Wau…

Kembali ke cerita power yang besar bisa tersalur halus di roda belakang karena desain puli dan sabuk CVT yang presisi. Puli dan belt yang sama digunakan Eagle Eye. Bentuk landasan pada puli penggulung sabuk dibikin tirus. Tenaga bisa ditransfer ke roda dengan rata, sabuk dan piringannya ada grip terus, makanya tidak muncul entakan sepanjang 201 meter dan jarum mentok pada 75 km/jam. Ingat ya, saat itu motor standar habis.

Wajar saja, New GT 125 hanya berbobot 101 kg, sementara kompetitor ada yang 128 kg, selisih 27 kg bro. Artinya motor ini mempunya power weight ratio yang lebih baik, singkatnya semakin  ringan maka mesin semakin enteng menghelanya. Mesin awet, bensin hemat, dan stamina sampeyan irit menghendlingnya.

Seperti itu Eagle Eye yang dirasakan dari Xeon RC. Hanya saja, tampang Eagle ya seperti elang yang memang menggoda untuk dibeli. Fitur-fiturnya mengalami perubahan signifikan. Knalpot misalnya, selain untuk penampilan juga untuk power yang desainnya seperti T-Max, matik gambot Yamaha. Adit

BACA JUGA

Launching Motor Baru Yamaha, Yamaha New GT 125 Eagle Eye, Harga Rp 15 Jutaan

Yamaha YZF-R15 Vs New Vixion, Nih Bedanya Detilnya…

 

 

Spesifikasi New GT125 Eagle Eye :

 

DIMENSI

P x L x T: 1.855 mm x 700 mm x 1.070 mm

Jarak Sumbu Roda: 1.265 mm

Jarak Terendah ke Tanah: 135 mm

Tinggi Tempat Duduk: 760 mm

Berat Isi: 101 kg

Kapasitas Tangki Bensin: 3,8 liter

MESIN

Tipe Mesin: 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Cairan

Jumlah /Posisi Silinder: Silinder Tunggal / Mendatar

Diameter x Langkah: 52,4 x 57,9 mm

Perbandingan Kompresi: 10,9 : 1

Daya Maksimum: 11,4 PS (8,4 kW) / 9.000 rpm

Torsi Maksimum: 10,4 N.m (1,06 kgf) / 6.500 rpm

Sistem Starter: Electric Starter dan Kick Starter

Sistem Pelumasan: Basah

Kapasitas Oli Mesin: 0,9 Liter/Perawatan Berkala : 0,8 Liter

Sistem Bahan Bakar: (Fuel Injection System) YMJET-FI

Tipe Kopling: Kering, Kopling Sentrifugal

Tipe Transmisi: V-belt Otomatis

Pola Pengoperasian Transmisi: Otomatis

 

 

BAGIKAN