nhk

Test Ride Yamaha X-Ride, Jarak Main Sokbreker 38.3 mm, Kuncian Di Bebatuan Cadas Merapi

 

ManiakMotor Bebatuan dan pasir  bekas muntahan Gunung Merapi digaruk Yamaha X-Ride.  Tidak peduli bagi yang mahir bermain adventure atau tidak. Kan Yamaha X-Ride diciptakan bagi siapa saja yang sering melintasi jalanan X-treme. Bedanya yang mahir bisa cepat sampai rumah sakit, eh, salah, dan yang pemula alon-alon asal kelakon. Semua tembus atau lolos di medan yang  berat. Tidak ada yang tidak bisa.

Buktinya saat test ride yang dilakukan 30 awak media lokal, nasional juga internasional macam portal ini, 28 Maret 2013 merambah Gunung Merapi, Jogja. Start dari Cangkringan Villa& Spa, Jogjakarta.  “Panjang lintasan 2,5 Km, 70%-nya adalah jalur ekstrim. Tetap utamakan safety dan jangan lupa berdoa dulu,” wanti Eko Prabowo, General Manager Marketing Comunication PT Yamaha Indonesia Manufacturing Motor (PT YIMM).

JARAK MAIN SOKBREKER BANYAK

‘Tester’ yang mahir paling 1 – 2 orang. Jujur saja portal ini hanya mengirim reporter biasa-biasa saja yang penting bisa bawa motor. Karena nantinya konsumen di perkebunan dan pegunungan sana, kemampuannya mirip-mirip.  Bagi si reporter ini pengalaman berbeda, macam X-Ride yang diciptakan untuk pribadi berani tampil beda. Dengan tinggi 157 cm dan berat 55 Kg, plus pengalaman adventure yang minim jadilah test ride ini otentik. “Kamu tenang saja. X-Ride  dirancang untuk medan seperti ini. Makanya test ride-nya diadakan di Merapi,” jelas M. Abidin selaku GM Service & Motor Sport PT YIMM.

Oke deh, kunci kontak on, lampu sensor injeksi hidup lalu mati, tanda tidak ada kegagalan fungsi  ECU, sehat. Tekan tombol starter, blarr..blarr… wah itu mah suara mesin drag. Yang ini halus brosist,  tak jauh beda dengan Mio J dan Mio GT. Posisi setang dan panel indikatornya ideal, tangan mantap pegang handle grip, setang lebar khas motor petualang. Langsung cabut menuju cek point pertama di Tugu Ambruk. Lintasan ini sekadar jalan berlubang, tanah dan sesekali genangan air. Eces cui,  X-Ride tetap anteng. Top speed  tak tercapai karena jalanan ekstrem. Itu sesuai prediksi tulisan sebelumnya soal tipikal motor trail, macam X-Ride. Maniakmotor.com, geeetu loh, belum dicoba sudah bisa baca…. Wkwkkwkw.

Cek point pertama melakukan aktivitas sosial dengan menanam 1000 bibit Sengon. Itu bagian dari kepedulian Yamaha terhadap lingkungan. Lanjut menuju cek point dua di Kaligendong. Pada rute ini baru tahu rasa tuh reporter. X-Ride sih nggak masalah melewati variasi jalur. Reporternya tinggal giginya doang yang putih, saking khawatirnya.

Redaman suspensi tetap aktif, tidak ada bunyi pelatak-peletuk tanda suspensi kehabisan jarak main pada jalur bebatuan yang cadas, tadi. “Memang kemampuannya ditentukan travel atau jarak main suspensi saat meredam. Posisi off  jarak mainnya lebih panjang 38,3 mm dari matik biasa. Saat aktif ada travel tambahan 20 mm, juga dibanding matik standar. Sedang ground clearance 22 mm lebih tinggi dari New Mio GT,” jelas Abidin soal kinerja suspensi X-Ride yang sebenarnya jadi kuncian bermain di segela medan.

Akselerasi di jalur tanah berpasir cukup bagus, tenaga ke roda ditransfer CVT dengan  roller 8 gram direspon cepat. Juga saat mendapat tenaga sokbreker belakang tidak kehabisan aksi. Termasuk sokbreker depan saat melakukan pengereman keras yang juga bersamaan X-Ride masih berguncang akibat bebatuan, lubang dan sebagainya. Cakram yang lebih besar 30 mm yang otomatis pakem, tidak menganggu kinerja suspensi, karena travelnya lebih jauh tadi.

Kesimpulan, rancangan suspensi ini telah dihitung bersama peranti yang lain pada berbagai karakter ekstrem. Jadi, tiidak sembarangan hanya sekadar menaikkan jarak terendah dari tanah berikut travel sokbreker. “Sokbrekernya juga beda. Belakang twin tube dan depan dihitung ulang pegas dan olinya,” tambah Abidin sembari bercerita akibat suspensi ini posisi CVT juga berubah derajatnya membuatnya lebih tinggi mengikuti bergeraknya ground clearace.

Yang dimaksud twin tube adalah, pipa ganda selain pipa tabung yang kelihatan dari luar. Fungsinya, agar pipa tidak banyak terpengaruh oleh panas oli untuk terus menetralkan redaman. Tahu sendiri, bila suspensi bekerja keras, suhu oli di dalam tabung meningkat tajam. Dua tabung inilah yang membuat olinya jadi banyak dan sirkulasinya luas, hasilnya adalah dingin.

 BAN PACUL, MESIN BORE-UP 150 cc

 Selain versi standar, panitia juga mendatangkan 4 unit X-ride yang versi modifikasi. Ban ganti pacul dan mesin boreup 150 cc. Katanya versi ini untuk mereka yang telah mahir dan benar-benar hobi bertualang. Kinerja tarikan dan menggaruk ke tanah lebih mumpuni. “Kaki-kaki sudah oke, hanya  ganti ban pacul. Piston dinaikkan kapasitasnya atau bore-up jadi 150 cc, itu pun hanya ganti seher diameter 58,5 mm. Seher ukuran ini banyak dijual kok,” jelas Yoni Sulistiyono, sosok di balik adventure X-Ride ini. Tokoh ya pakde? Hehehe, jangan lupa maniakmotor.com, sudah lama menghilang nih.

Sama dengan Wahyu ‘Gareng’ Wijayanto. Doi adalah crosser nasional yang sebelum media menjajal sudah duluan mensurvei jalur. Katanya, kalau untuk jalanan ekstrem seperti cek poin pertama ke Merapi, tidak perlu melakukan modifikasi. “Keperluan dibutuhkan jika bertualang sebenarnya. Pelek palang wajib ganti jari-jari. Pelek palang risikonya besar,” nilai Gareng sembari sebut ganti ban pacul, pelek dan bore-up tidak habis Rp 7 juta dan tergantung kualitas barang.

Pelek jari-jari memang bagian dari peredaman pada bebatuan dan jalanan keriting. Jari-jari masih akan melenturkan diri bila menghatam batu, akar dan pokoknya jenis yang kribo. Bila palang, risikonya yang disebut tadi, tekanannya sampai ke setang. Bila suspensi kehabisan jarak main, pelek palang pasti korbannya, pecah. Lihat saja di dunia mana pun, motor garuk tanah, semua pelek standarnya adalah jari-jari, bukan palang. Ardel

MOTOR BARU LAIN:

Launching Yamaha X-Ride 2013 (Jakarta), Launching X-Treme

Yamaha X-Ride 2013; Matik Crossover, Matiknya Negara Tropis

Yamaha X-Ride 115 cc 2013, Matik Cross Pertama Indonesia, Harga Rp 14,4 Juta

Jelang Launching Yamaha TTX Atau X Ride 2013, Garuk Tanah Dulu Di Lido, Pakai Trail Dan ATV

Yamaha TTX Atau X-Ride 2013, Ganti Ban Pacul

Yamaha TTX Atau X-Ride 2013, Matik SuperMoto, Kepergok Lagi Ditest

 

BAGIKAN