nhk

The Master of Matic Race, Sentul Kecil

 


Cukup Mesin 215 cc Meski Dibolehkan 350 cc

 

ManiakMotor – Puncak persaingan balap motor matik terjadi di kelas Free For All  open. DI sinilah para pembalap memacu motor dengan modifikasi mesin bebas.  Untunglah, mereka tidak mau terjun bebas ketika menekuk stang di sirkuit Sentul Kecil pada 22 April 2012.

Agung Ihkal misalnya, pembalap asal Karawang bernaung di tim Rise Motor Kanggan BBS ini memacu motor racikan BBS Bandung. Bengkel BBS ini dikomandoi Mi’an, jawaranya utak-atik dunia motor matik.  Motornya, pakai twin cam, 4 klep dan radiator yang pompanya hasil aplikasi milik mobil. “Akselerasi padat dan tenaga terus terisi,” jelas Agung gembira finish kedua di Race 1 dan mengais 20 point.

Meski kelas FFA diperbolehkan hingga 350 cc, Mi’an mekaniknya, cukup dengan 215 cc dan  tidak memaksakan diri meracik motor hingga kapasitas maksimal. “Risikonya terlalu besar dengan kapasitas itu,” katanya. “Lagian, tenaga dari mesin segitu besar, cenderung liar,” ujar Mi’an sambil menerangkan performance mesin itu menuntut pembalap canggih. Apalagi di sirkuit Sentul Kecil, treknya pendek dan tenaga dari 215 cc twin cam, rasanya cukup.

Ini baru Race 1 dan masih akan ada Race 2. “Aku akan coba lebih cepat,” janji Agus serius.

 

 

Race 1

Bram Prasetya                     DKI                       CLD EM-PUSH JET-UP                   25 point

Agung Ihkal                        Jabar                     Rise Motor Kanggan BBS               20 point

Hendra Axo                        Jabar                     Bien Racing Bogor                        16 point

Pikri Pebriansyah                  Banten                 Apry CLD EMPUSH Racing               13 point

Arief Budiono                      Jabar                    Tepepa Racing Team                     11 point

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353