nhk

Tiga Pembalap Yamaha Indonesia Ikut Ketahanan Suzuka 4 Jam 2014 Di Jepang

 

ManiakMotor – Untuk Asia kiblat balap motor ke Jepang. Lihat saja, hanya Jepang ras Asia yang bisa lawan bule di prototiope. Sewajarnyalah Yamaha Racing Indonesia (YRI) membidik Jepang sebagai soko guru racing. Termasuk program mereka untuk ke level Suzuka 4 Hours Endurance Race.

Itu event tahunan yang melegenda di dunia dan adanya di Jepang. Sebenarnya yang paling topnya yang 8 jam dengan 1.000 cc-nya. Untuk para pemula, cukuplah untuk geber-gebaran 4 jam. Pembalap YRI pasti pakai YZF-R6 yang 600 cc. Ada tiga pembalap YRI yang siap-siap di event berlangsung di sirkuit Suzuka pada 25 – 26 Juli 2014 itu.

Yakni Immanuel Pratna yang memang dibibit untuk balap moge. Lalu Sigit PD yang mantan juara IndoPrix 2013 dan Sudarmono yang sudah lama ikut membalap di supersports 600. Pembalap ini dibagi dua grup. Grup A diperkuat Immanuel yang didampingi Shigeru Ibaraki. Waw ada Jepangnya atas nama YRI tuh. Sedang YRI B ada Sigit dan Sudarmono.

Trio joki itu telah digembleng dalam 4 bulan terakhir sampai ke Jepang. Sebelumnya mereka sudah punya skill, namun dipermatang. Apalagi Sigit dan Sudarmono basisnya bebek dan wajib ubah tata cara membawa mesin besar yang mengutamakan feeling pada set-up motor. Cara mendapatkan settingan pun, harus membawa motor di atas limit. Nah itu nyali.

Lalu itu semua tertumpu pada fisik bro. Fungsi fisik agar konsisten menjalankan taktik. Misalnya tetap pada racing line yang tercepat sepanjang balapan. Caranya olahraga yang keras dan disiplin dengan menu makanan dan gaya hitup teratur.  ”Dasar pembinaan sudah dilaksanakan lewat Yamaha Riding Academy (YRA) dan Yamaha Technician Academy (YTA) untuk menunjang persiapan Suzuka 4 Hours sebagai salah satu kurikulumnya,” papar M.Abidin, GM Service & Motorsport Yamaha Indonesia.

Sedang teknisi orientasinya pada setting dan perawatan. Sebab sebaiknya-baiknya skill pembalap, tanpa diimbangi set-up yang tepat, percuma juga. Contoh bila salah setting, motor akan sulit dibawa sesuai kehendak hati si joki. Motornya nggak mau diajak pada racing line yang diajjarkan pada pembalapnya, gitu loh.

Semogga pengalaman mereka dari kiblat balap motor Asia  bukan hanya teori, tapi juga fakta, terutama di balapan moge Indonesia. Misalnya bikin persaingan dio IRS Sentul pada supersports 600, agar kelas ini ikut naik. Kan semakin rapat balapannya, skill riders dan mekanik otomatis meningkat. Justru pelajaran nyatanya. MM

BACA JUGA

Yamaha Riding Academy (YRA) Sentul 2014; Manajemen Stamina Saat Balap

BAGIKAN