nhk

Tips Berkendara, Belok Hanya Lihat Spion Saja Tidak Cukup Bro

 

 

ManiakMotor – Kelengkapan berkendara untuk berbelok salah satunya spion yang mengtrol atau spionase keadaan belakang. Lalu, sein untuk isyarat berbelok bagi pengguna lalu lintas yang lain dari depan dan belakang. Motor zaman dulu macam Vespa tua, sein diganti dengan lambaian tangan.  Melambaikan tangan ini sampai sekarang tetap digunakan. Beda bila melambaikan kaki, itu dianggap nggak sopan.

Semua ritual di atas belum cukup. Kalau perlu sampeyan turun dari motor dulu untuk memberi tahu atau melihat keadaan untuk belok. Ah, segitu-gitunya kalee. Tapi, sein sebagai isyarat berbelok sudah cukup untuk kendaraan lain, lebih penting mengontrol dari spion yang ditambah dengan menengok,” buka Jusri Palubuhu, doski instruktur safety riding. Oh, kirain turun dari motor dulu, bro.

Maksud Jusri, refleksi dari spion sangat terbatas, tidak lebih dari 60% keadaan belakang bisa terpantau. Ada yang disebut blindspot atau area buta yang tidak terintip dari spion. Ingat, spion hanyalah kaca. Namanya juga sipionase atau mata-mata dari belakang, tidak semuanya tepat.

 Pengendara tetap harus menolehkan wajahnya ke arah belakang. “Menoleh ini hanya memastikan dari pantauan spion, bukan mengarahkan 100 persen penglihatan. Juga kondisi di depan sudah yakin aman,” ujar lelaki yang jasanya banyak dipakai komunitas bahkan pabrikan motor untuk memberikan pelatihan cara berkendara yang aman.

Jangkauan spion untuk memantau kondisi dibelakang motor mulai dari jarak 1 meter dan seterusnya. Tapi keadaan samping motor tidak bisa terlihat semuanya, itulah fungsi menolehkan pandangan. “Saya  terbiasa melakukan ritual tersebut,” kali ini Luqita Aswara alias Yukie seorang bikers dari H125C (Honda Karisma Supra 125 Community) Purwakarta  yang juga menyebut kontrol sangat diperlukan ketika berkendara, mengontrol kendaraan, mengontrol emosi juga mengontrol keadaan.

Sering terjadi pengendara hanya sekilas melihat spion dan menyalakan sein lalu seketika berbelok, karena merasa sudah aman, ternyata di sebelah masih ada kendaraan lain. “Lalu lintas perkotaan yang ramai dan padat, sulit diduga. Walau spion dilengkapi dengan kaca cembung yang jangkauannya lebih luas. Tetap disarankan untuk menoleh memastikan,” kata Pulubuhu.  

Intinya, spion dan sein hanya alat bantu. Sedang, kontrol mengendara seluruhnya ada pada pengendara. Termasuk belok, sampeyan yang mengontrol dengan feeling dan gerakkan tubuh atau  body language, termasuk memastikan dengan indra lihat dan indra dengar sekaligus keadaan belakang. Adit

BACA JUGA

Tips Motor: Maksud Kode Angka Pada Oli Sil

Tips Motor; Cek Kebocoran Klep, Pakai Kompresor!

Tips Motor; Per Klep Korek Harian Modal Rp 15.000

Tips Motor: Kompresi Honda New Megapro/Verza Pakai Piston Thunder, Pas Untuk Pelajar

 

BAGIKAN