nhk

Tips Dan Modifikasi Motor: Mengakali KLX150 Jadi Raja Hutan, Torsi Besar Dari Kruk-As, Piston Moto 1 Racing

klx150-raja-hutan

ManiakMotor – Tenaga standar Kawasaki KLX150 harus dinaikan bila ingin jadi raja hutan. Tentu tak perlu jadi singa atau harimau, tapi cukup memainkan kruk-as KLX agar bertosi enak keluar masuk hutan. Itu maksudnya. Apalagi yang naik sudah punya skill untuk itu.

Hal itu yang dilakukan RAT Motor pimpinan Swega di Sidoarjo, Jatim. Wah dia lupa dengan drag bike rupanya. “Oh tetap. Yang ini ada orang RAT yang mengerjakannya. Basisnya memang grasstrack, namanya Anto. Tapi KLX ini untuk mengembara di hutan, agar torsi dari bawahnya besar,” sebut Swega pada motor milik Indras Wijatmiko tersebut.  

Langsung kruk-as dimainkan dengan pisau bubut. Pakai stroke-up dengan nol paking. Kruk-as ini dicincin ulang agar counter balance weight presisi. Maksudnya, usai  kruk-as melontarkan moment puntirnya keseimbangan tetap menjaga tenaga tesalur. Begitu melontarkan ulang torsinya benar-benar bulat.

Diistilahkan oleh Swega maca terkam harimau menerabas hutan di kawasan Jatim. Bahkan seperti di foto itu sudah terbenam di lumpur tetap bisa keluar tanpa bantuan ditarik. Ya itu dalam foto bro. Aslinya kan sampeyan belum tahu. Namanya juga di huntan belantara, hukum rimba yang digunakan, haha.

Keseimbangan kruk-as memang menjadi perhatian khusus. Soal itu RAT nggak ada matinya soal modifikasinya. Lengkap di RAT soal bubut membubut dan balance membalance. Tujuannya, akselerasi samoau 11,000 rpm tetap ringan, meski stroke dengan cara cincin tadu sudah naik 2 mm.  

Kruk-as sudah diutak-atik otomatis silinder blok juga mengikuti. Sasaran utamanya sih bore-up dengan menggunakan piston Moto 1 Racing berdiametar 65 mm. Kalau soal blok sampeyan sudah ngertilah. Yang jelas kapasitas hampir menyentuh 200 cc. Tapi katanya sang pemilik puas main-main di hutan.

Masuknya piston Moto 1 Racing, sumur liner menggunakan milik diesel. Waw dan pelebaran lubang crankcase. “Tapi ini aman karena porting dan noken-as disesuaikan dengan penggunaannya. Itu juga dilakukan demi kepuasan yang tak ternilai,” sebut Swega dengan loga Jawa Timurnya.

Macam dome disesuaikan dengan konfigurasi cylinder head ber katup gajah. Maksudnya klep masuk diameter  33 mm dan buang 28 mm. Tak lupa porting model kepala cobra diterapkan pada sisi intake. Exhaust di polished keras dengan ukuran-ukuran yang aman tadi. 

Tak puas meski cam sudah digrinding 1,5mm – Anto masih menambahkan trik back cut pada punggung klep. Lebihh dari itu karburator pun dibesarkan memakai milik NSR Special 28 mm dengan jetting 42/110 kondisi filter terpasang.  Flow head makin sempurna karena gas buang dikawal knalpot stainless custom RAT. 

Power 27 dk saat di dyno milik RAT sendiri dengan CDI Shogun. Katanya penyaluran listriknya lebih  padat ketimbang CDI Racing. Itu bukannya mengecilkan para penjual CDI Racing loh, karena itu fakta di hutan. Nah kalau mau lanjut hubungi saja RAT MOTORSPORT INDONESIA, Jalan Raya Bypass, Juanda No.17, Sidoarjo, Jawa Timur, Telepon 085645577007, PIN BBM: 5E776F9B. RAT 

BACA JUGA

Jupie Malaysia Tantang Bebek 130 4T TU Indonesia Di Drag Bike: Komponen Proliner, UMA Dan Racing Boy

Nih, Cafe Racer dari Eropa Tengah, Rapih dan Mesin Sudah Upgrade

Modifikasi : Yamaha RX-135K Dari Negeri Jiran, Poles Sedikit, Ciamik!

Modifikasi Nouvo Z: Punya Speksifikasi Juara, Pakai Sokbreker Ohlins

Modifikasi : Satria Pakai Turbo dan Model Trail dari Suzuki, Silakan Contek!

BAGIKAN