nhk

Tips Ganti Rantai Keteng Supra X Sendiri

 

ManiakMotorGejala motor timbul bunyi berisik yang bunyinya; kitik-kitik-kitik yang bersambung itu bukan bunyi itik, tapi rantai keteng kendur.  Di Jawa memang sering disebut rantai keteng, di daerah lain rantai kamprat dan ada juga yang sebut rantai kecil, karena rantai besar ada di sproket penggerak roda. Masuk akal semua, tapi istilah tekniknya timing chain.

Bunyi ini tidak akan hilang kendati rantai telah disetel sampai mentok. Kalau bicara kapan gantinya, ya silakan saja bandingkan dengan  Honda Supra X keluar 2001 yang ‘butut’ milik awak maniakmotor.com.  Berarti 11 tahun baru ganti rantai keteng, kuat juga ya. “Cara ngecek-nya mudah. Bila didorong dengan obeng rantainya seperti akan copot dari gir kem. Umumnya terjadi pada motor yang sudah berumur,” kata Eka Galuh Saputra, mekanik King Motor di Mandiraja, Banjarnegara, Jateng, sembari menunjuk motor reporter yang ia kerjakan. Wkwkwkw…

 Yuk mari dicoba pada motor yang sudah ‘amburadul’ itu. Nah, ganti sendiri akan  lebih banyak keringatan dibanding tips-tips sebelumnya. Nggak papa, mengerjakan yang paling tersulit akan makin banyak elmu.  Khusus tips ini, sebaiknya prakteknya di bengkel terdekat,  mengingat beberapa kunci yang diperlukan macam tracker  yang brosist mungkin tak punya. Juga kalo bingung, ada tempat bertanya.  Sssst… jangan ketawa.

Langkah awal, posisikan motor di tempat yang lapang, sambil persiapkan beberapa kunci seperti T8,10,14, ring12, sok 12, sok 14, tracker magnet, tang snap ring, obeng ketok, obeng min. Wah, lumayan banyak, pertanda perkerjaan  lebih rumit, nih.

Ayo, jangan menyerah,  simak terus dan tetap berani mencoba. “Untuk memudahkan lepas footstep depan dan belakang (kiri) dengan sok 14 dan 12 (4 baut), lepas tutup rantai  dengan T8 (bila masih ada) dan lepas tuas persneling dengan kunci 10,” jelas Galuh dengan muka serius. Tapi dia nggak keringatan, karena dia bisa ala biasa. Mekanik, bro, bukan salon kencantikan.

Berikutnya, lepas tutup magnet dengan sok 14. Lanjut lepas magnet dengan tracker. Ehm, untuk teknik melepas dengan tracker ini, boleh tanya dulu sambil menghela napas. “Magnet terlepas, lanjut lepas gigi  starter ganda dengan T8 dan tang snap ring. Lepas juga tutup magnet bagian dalam dengan obeng ketok,” sambung Galuh yang lulusan SMK Otomotif itu.

Sampai di situ, tinggalkan saja motornya pada mekaniknya brosist, karena susah. Hehehe, becanda. Bila bagian belakang sudah terurai, lanjut bagian depan dengan melepas tutup noken as atau kem dengan T10. Gigi timing  juga dilepas dengan T8 (perhatikan baik-baik posisi TOP-nya). Sedang dua  baut penahan tensioner rantai keteng dengan kunci ring 14. Jangan lupa baut roll keteng lepas semua dengan T10 berikut roll-nya. 

Ya, sudah, tinggal pasang rantai keteng yang baru dengan urutan pemasangan yang terbalik dengan cara bongkar tadi. Jangan lupa posisi kruk-as dan kem harus di TOP masing-masing yang ada tanda penyesuaianna pada gir dan kruk-as. Makanya, posisi TOP kruk-as dan kem jangan berubah, jika nggak mau repot. Lebih nggak mau repot lagi, serahkan saja pada mekaniknya. Btw, harga rantai keteng berapa ya? Waduh..ada yang tahu brosist? Soalnya reporternya keburu kabur, nggak bawa duit ternyata.  Ardel

TIPS LAINNYA:

Ganti Laher Roda Depan, Perhatikan Kode Dan Merek!

Bore-Up Yamaha Vega ZR, Ala Street Racing, Pakai Piston Kaze

Bikin Alat Papas Ring Seher

Reamer (Perbesar Diameter Venturi) Karburator, Tidak Asal Besar..!

Pasang Keran Karbu Vakum, Atasi Bensin Netes Melulu!

BAGIKAN