nhk

Tips Motor: Bikin CVT Mio Bisa 140 km/jam

Harus tahu derajatnya

 

ManiakMotor – Tips ini dari Wildan Zuhdi yang aktif di FB-nya memberi solusi. Seperti kali ini upgrade Mio-nya yang katanya boleh untuk karbu atau injeksi. Juga bisa diterapkan pada merek yang berbeda.

Caranya pada CVT ini untuk praktis tanpa bongkar dan seting mesin yang merepotkan. Pekerjaan boleh dilakukan maual atau beli barang jadi aftermarket yang sudah dimodif untuk itu, “Tergantung kondisi kantong alias dompet atau keuangan juga,” sebut Wildan dengan snyum-senyum.

Pengerjaan CVT bila dilakukan dengan baik dan tepat, akan meningkatkan akselerasi dan  top speed. Pengalaman pribadi dengan Mio “Nakal” miliknya, akal-akalan CVT dan puli saja dapat meningkatkan tops peed sekitar 10 km/jam. Konsumsi bahan bakar sedikit lebih irit dari sebelumnya.

Adapun upgrade CCVT seperti ini tahapannya:

1. BUBUT SUDUT PULI DEPAN

Maksud pembubutan sudut kemiringan puly depan, seperti halnya menaikan jumlah gir depan pada motor yang memiliki persneling. Reduksinya jadi agak berat sehingga kecepatan puncak atau top speed akan naik.

“Jangan sembarangan, jika tak punya patokan derajatnya, nanti usahanya akan sia-sia. Dalam hal ini saya menggunakan sudut puli 13,5 derajat,” tegas Wildan yang sudah membawa matic percobaannya dari Jawa-Sumatera.

2. KEROK JALUR ROLLER

Dikerok jalurnya

Kerok atau menambah lubang jalur roller menjadi pasangan yang sempurna dalam  meningkatkan performa CVT. Maksudnya pengerjaan ini dilakukan setelah kita selesai bubut sudut kemiringan puli depan.

Kenapa bisa begitu? “Mengerok jalur roller itu, berarti memperpanjang lontaran roller.
Roller akan terlontar lebih jauh dr sebelumnya sehingga, roller bisa mempersempit gulungan sabuk lebih besar,” tutur Wildan.

3. BOBOT ROLLER

Setelah jalur roller dikerok, perlu menyesuaikan bobot roller. Wildan membaginya dalam tiga bagian yaitu:

– Trek 201m pake roller 6-7 gram.
– Trek 500-700m pake roller 8-9 gram
– Trek diatas 900m alias turing bisa pke roller 10-11 gram.

4. GANTI TUTUP ROLLER MIO DENGAN FINO (4DO)

Ganti tutupnya dengan MIo

Dapat menambah top speed Mio. Penutup rumah roller Fino bentuknya lebih landai dan  lebih tinggi. Daya jangkau roller lebih panjang tidak tertahan tutup roller Mio yang sempit.
Apalagi jika dikombinasikan dengan jalur roller yang dikerok, makin mantap.

Aplikasi tutup roller 4DO ini ada kekuranganya yaitu suara roller jadi berbunyi klotok-klotok. Tapi bunyinya sikit, karena posisi roller yang lebih longgar dari sebelumnya.
“Ini konsekuensi performa yang nai,” ingat Wildan.

5. GANTI PIN GUIDE SLIDING PUNYA HONDA BEAT

Trik ini dapat membantu meringankan bukaan puli belakang sehingga akselerasi bisa lebih cepat serta jalur sliding pin jadi awet. Lantas per CVT diganti 1.500 rpm atau yang standar diganjal ring. Gunakan juga kampas ganda Suzuki NEX.

Contoh Mio yang telah nerapin tips ini bisa dilihat dalam tayangan video https://youtu.be/v3cyn0BtTAw.

Ditulis oleh Wildan sendiri, walau dia sering komentar di situ, haha. Kurang lebihnya tanya langsung ke orangnya, tuh klik aja di FB-nya tadi. Pasti dijawab. Juga tanyakan kenapa judulnya 140 km/jam?

 

BAGIKAN