nhk

Tips Motor: Cara Sederhana Mengatasi Over Heat, Mesin Kepanasan

oli

ManiakMotor – Over heat kebanyakan dialami motor yang sudah tua. Kalau motor baru mengalaminya mendingan dikembalikan pada pabriknya. Lebih sering lagi yang mesinnya habis ganti piston yang selalu disusul dengan over size, lalu melakukan bore-up pada silinder. “Terjadi lantaran tidak akurasinya pebubutan silinder. Diding silinder tidak rata. Juga celah piston dan silinder terlalu rapat. Makanya cari tukang bubut yang profesional,” jelas Ab Bendol, mekanik drag bike tapi juga punya bengkel umum.

Saat piston memuai oleh panas karena motor hidup, jelas saja piston terjepit.  “Bisa juga mutu piston pengganti yang mudah memuai. Makanya cari piston yang berkualitas. Paling aman genuine parts atau suku cadang ori. Ada juga after market seperti piston Moto 1 Racing atau UMA Racing, BRT dan sebagainya deh,” tambah Bendol.

Bendol mewanti  jangan lupa lakukan running atau inreyen sehabis over size. Maksudnya motor diajak jalan-jalan dengan kecepatan dan rpm normal, jangan digeber. Ya kisaran dua jam motor hidup. Ini gunanya antara piston dan silinder akan ‘duduk’ pada tempatnya. Ngepas begitu bro.

Namun motor yang golangan baru bisa saja mengalaminya, misalnya umur dua tahun ke atas. Pertama jarang perawatan yang lupa mengecek oli. Jangan dikira walau nggak ada kebocoran oli nggak berkurang? Berkurang Mas, oleh penguapan, maka suhu meningkat. Lalu yang pakai radiator, airnya kurang maka suhu juga naik.

Akibatnya piston juga memuai dan macet terjepit silinder. Ciri-cirinya adalah tarikan melemah. Saat gas ditutup mesin langsung mati. Selalu diawali bunyi detonasi atau ngelitik yang tinggi.  Maka berhenti dan matikan mesin. Tunggu sampai dingin mesinnya. Kalau mau aman lagi pancing dengan oli, apalagi piston sempat macet.

Caranya, buka busi dan teteskan oli dari lubang busi. Jangan banyak-banyak nanti malah susah hidup karena ruang bakar jadi basah, secukupnya atau dua sendok makan. Oli apa saja bisa, namanya juga darurat. Habis itu silakan distarter, tapi jangan nyalakan dulu kunci kontaknya. Kalau saat distarter sudah terasa ringan, silakan kunci kontak di ON. Jangan lupa ke bengkel langganan untuk memeriksa lebih lanjut. MM

 

BAGIKAN