nhk

Tips Motor; Ganti Ban Dalam Vario CBS PGM-FI Sendiri, ‘Obat’ Turun Kolestrol!

ManiakMotor – Zulkifli pemilik Honda Vario CBS PGMFI merasa ‘aneh’, lantaran niat hati mengganti ban dalam belakang matik 2012 miliknya selalu ditolak si Lae, tukung tambal ban. “Bah, zuzah kali bang. Kalau ditampal  bolehlah,” sebut si Lae dengan pendiriannya, mungkin juga dia pernah merasakan ‘dikerjai’ ban dalam belakang Vario.

Kolo sering ditambal, lama-lama sudah banyak tambalan, sedikit-sedikit bocor pula. “Ini motor sering dipakai Jogja-Banjarnegara PP,” ungkap mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Jogja itu. Brosist semua mungkin pernah mengalami kejadian yang serupa atau malah sudah tahu bagaimana solusinya.

Bagi yang belum tahu, tulisan ini bisa untuk ‘rujukan’. Silakan dicoba sendiri atau kasih tahu ke ahli tambal ban gimana caranya gantinya. Wkwkwkkw. “Konstruksi roda belakang Vario CBS beda dibanding sebelumnya, ada tambahan ‘lengan ayun’  plus bearing di sisi kanan. Katanya sih, ini solusi lantaran sebelumnya bagian belakang sebalah kiri sering retak. Tapi menjadi repot, saat ganti ban,” kata Edi Santausa dari Shan Motor Sport (SMS) di Jln. Tentara Pelajar, Banjarnegara, Jateng.

Ehm, ini sih mekanik langganan portal ini bro. Hehehe…Walau  sedikit repot, bukan berarti tak bisa dicoba kan? Asal mau sedikit keringatan pasti bisa, apalagi kolestrol mendadak tinggi macam si reporter. “Bearing itu jadi bikin sedikit susah dilepas, karena belum pernah dilepas. Di bengkel harian seperti ini tetap main ‘pukul’, apalagi sifatnya darurat, ya ganti ban kan darurat,” yakin Edi seraya menyebut cara pukulnya sediakan balok kayu lalu dipukul pakai palu.

Perlu tenaga tuh, dan pastinya masih aman buat komponennya. Oh ya, sebelum ke langkah itu. Perlu lepas kenalpot dulu, tempatkan di tempat lapang dan pakai standar tengah. Perhatikan saja di mana letak baut pengikat knalpot, kuncinya pakai T10.

Baru lepas ‘lengan ayun’ dengan kunci T14 (jumlah bautnya ada 4). “Terakhir baru lepas baut as roda dengan kunci sok 24. Setelah itu  tinggal melepas ‘ikatan’ bearing atau lahernya dengan cara dicungkil dulu sedikt baru dipukul  balok kayu sampai benar-benar terlepas dari arah baliknya.

Artinya, bukan ganti bannya yang sulit. Tapi melepas rodanya yang bikin keringatan. Makanya si Lae menyerah dengan banderol tambal ban yang dia terapkan. Tapi kalau bayarannya sama dengan bongkar roda, rasanya ia mau. Walau sebenarnya urutan melepasnya dia nggak tahu. Ardel       

BACA JUGA

Tips Motor: Tiga Cara Setting Kopling Kawasaki Ninja 150 2-Tak..!

Tips Motor: Pasang Hand Grip Benar Pakai Pasir, Bukan Oli

TIPS Motor; Keuntungan Service Rutin Motor

Tips Motor: New Vixion Pakai Fairing/Sayap Kawasaki Z250..!

Tips Motor; Beda Kenalpot-Knalpot Oval Dan Bulat Racing Harian 4-Tak

BAGIKAN