nhk

Tips Motor: Ganti Ring Piston Saja 2-Tak Dan 4-Tak, Kompresi Padat Lagi..!

ring seher

ManiakMotor – Tips ini bisa dipakai jika keadaan dompet tipis, bokek. Boleh juga yang masih belajar korek harian, kan banyak salahnya tuh. Biasanya ganti ring piston harus satu set dengan piston. Ini boleh ganti ring saja. Tentu ada tekniknya, ya pakai taktik irit.

Silakan beli diameter ring piston di atasnya, jika ring piston masih berbunyi sedang-sedang saja, pakai yang oversize satu tingkat di atasnya. Misalnya saat ini menggunakan piston standar,  yang ditebus oversize 0.25 mm. Jika sudah pernah oversize 0,25 mm gunakan yang 0,50 mm.  Beda lagi bila kompresi sudah bocor, pasti juga berisik, dia maunya dua tingkat lebih besar dari yang dipakai sekarang.

“Tidak bisa langsung pasang. Harus ada tata kramanya,” jelas Adie TJ dari Teluk Jambe Motor, Karawang. Maksudnya ujung-ujung ring harus dipapas jitu agar bisa masuk dalam diameter silinder. “Ukurannya tidak pasti, harus mengikir pelahan ujung ring dan sesekali dicoba pada diameter silindernya. Pokoknya sampai masuk,” tambah Adie.

Jika telah pas pada lingkaran silinder dan ujungnya bertemu, ya sudah, ciuman saja di situ, hehe. Maksdunya dikikir lagi ujungnya dengan memberi celah sekitar 0,05 mm sampai 0,1 mm. Celah tersebut untuk memberi toleransi pemuaian material ring piston dalam kondisi mesin panas. Makin besar celahnya, maka masa inreyen lebih singkat, begitu sebaliknya. Tapi kalau celahnya kelebihan, ya bocor. Eh hampir lupa di portal ini malah sempat menulis alat pemotong ring piston. Nah baca ini; Tips Motor; Bikin Alat Papas Ring Seher.

Sekadar tahu saja dan supaya selalu ingat, rata-rata gap antara piston dan dinding silinder  0,4 mm, lebih dari itu pasti akan berkurang tekanan kompresinya. Makanya selalu diingatkan agar ganti ring dan piston satu set. Hasilnya yang kaya pedagang suku cadang, pabrikan penghasil genuine part dan after market. Tapi kalau teliti dengan pengerjaan tadi daya tahannya juga lumayan panjang. Ya, tiga bulan sampai 4 bulan sih cukup sembari cari dana untuk beli piston satu set.

Tapi ingat ya, untuk ring 4-tak, alur alias got ring pistonnya tidak ada stopper atau pin-nya, sehingga tiap ujung ring rata. Beda dengan ring 2-tak, got ring pistonnya di lengkapi stopper atau penahan agar ring nggak keluyuran. Maka desain ujung ring pistonnya seperti ada coakan. “Harus dua kali kerja, pertama kikir bagian terluarnya, setelah itu baru bagian kedua atau yang menyentuh stoper, ukuran papasannya sama. Maka harus lebih teliti mengerjakannya,” jelas Adie.

Lebih baik pakai ring piston ori alias asli. Kalau orisinal kualitasnya jaminan mutu. Pakai imitasi, selain inreyennya lama. Meskipun bentuknya kecil dan tipis, ring piston merupakan bagian yang terus-menerus menerima friksi dari gerak naik turun piston. Kalau pakai imitasi pasti akan sering macet, bisa-bisa nggak nyampe kampung saat lebaran.  MM

BAGIKAN