nhk

Tips Motor; Habis Jalan Jauh, Pengendara Jadilah Mekanik Instan

ManiakMotor – Bengkel dan pengendara itu saling membutuhkan. Tapi, jangan terlalu tergantung pada bengkel. Kudu bisa mandiri soal urus motor, meski tak harus jadi pebengkel. Keseharian, bisa juga mengurus tunggangannya. Harus pula jadi mekanik instan seperti motor habis diajak jalan jauh atau mudik 2014 ini.

 

Pengendara yang menjadi mekanik instan tak perlu harus bisa membongkar mesin sampai jeroannya. Ibaratnya, ang jadi mekanik itu, tugasnya merawat, atau memberi pertolongan pertama pada kecelakaan, alias P3K.

Berikut modal menjadi mekanik instan usai mudik yang dibagi dalam tiga tlusan. AWAS

 

1. Merawat Rantai

Jalan jauh bikin rantai kerja keras. Pengalir tenaga mesin ke roda biasanya mengendur, atau kurang pelumasan lantaran kena debu, hujan dan kotoran lain. Bila tak segera diberi pertolongan pertama, selain aliran tenaga motor jadi tak respon, rantai en sproket bakal cepat aus.

Merawat sederhananya, cukup modal dua  atau tiga  ukuran kunci. Semisal, mengendurkan as roda, pakai kunci 17, 21, atau 22. Lalu, setel tensioner rantai pakai kunci, 10, 12, atau 14. Ukuran kunci tergantung tipe motornya. Enaknya pakai kunci tipe ring dan tipe pas.

Mengerjakannya, dahului dengan mengendurkan mur as roda. Lalu, mulai setel tensioner. Perhatikan anjuran pabrik untuk ketegangannya. Setelah pas, kunci tensioner rantai. Akhiri dengan mengunci as roda. Lumasi rantai dan girset dengan cairan khusus yang sebelumnya rantai boleh dicuci pakan bensin.

2. Menyetel Jarak Main Rem

Selain menguras tenaga, seringmemakai motor pun nguras kantong. Hahaha…! Maksudnya, menggerus kampas rem. Urusan sederhana ini kita harus bisa diatasi.Merawat rem tipe hidrolik lebih simpel. Sebab, minyak rem otomatis mengisi ruang kosong, jika kampas menipis. Jadi, jarak main takkan berubah meski kampas menipis.

Khusus kuda besi yang masih gigit teromol, maksudnya pakai rem model teromol kudu aktif setel jarak main rem. Jarak main bebas rem, sebaiknya diukur dengan kebiasaan  mengerem. Jangan terlalu jauh, pun tidak boleh terlalu dekat.  Kencangkan anting pengunci batang penarik rem di dekat teromol, untuk dekatkan jarak main bebas yang melebar karena kampas menipis, dengan kunci 10, atau 12, atau 14.

3. Ganti Kabel Kopling atau Gas

Gejala kabel gas dan kopling sudah getas bisa dikenali. Terasa seret pas selongsong gas dipuntir, atau handel kopling dibetot. Jadi, apes kabel gas atau kabel kopling putus di tengah jalan.Biker wajib jadi mekanik instan juga. Mestinya, bersiap dengan kabel kopling atau kabel gas cadangan. Termudah, ya berbekal kabel gas dan kopling milik Vespa. Kan panjangnya berlebih, jadi bisa substitusi untuk semua tipe motor.

Mengganti kabel gas, kudu berkotor-kotor dikit. Bongkar rumah selongsong gas untuk menyusupkan kabel baru. Lalu, kreatif bikin pentolan baru di ujung kabel sebagai penahan skep. Gunakan tang dan benang jahit untuk menekuk dan membuat pentolan itu.

Wah kalau kopling ini sih harusnya tipnya sebelum mudik kemarin, hehe.

BACA JUGA

Tips Motor: Setel Rantai Tak Butuh Dana, Nih Cara Jitu

Tips Motor: Ganti Filter Oli Yamaha V-Ixion Setiap 9.000 Km

Tips Motor; Suzuki FU Pakai Kem (Noken As) In Vs In, Rahasia Kencang Tapi Murah!

Tips Motor: Ganti Kampas Kopling Yamaha V-Ixion Tak Semata Bongkar Lalu Pasang

 

 

 

BAGIKAN