nhk

Tips Motor: Katup Kupu-Kupu (Butterfly) Injeksi Jangan Sembarang Bongkar

 

 

ManiakMotor – Katup buterfly atau kupu-kupu seperti skep di karbu. Dialah yang mengatur masuknya udara pada throttle body (TB). Kerjanya mekanis oleh tarikan kabel gas, namun perintah yang dikirim ke ECU (electronic control unit) berdasarkan program yang sudah disimpan sebelumnya.

Perintahnya tidak real time seperti skep di motor karburator yang semprotan bahan bakarnya mengikuti bukaan skep. “Sensornya terletak pada as buterrfly yang terhubung pada kabel gas,” buka Tomy Huang dari  Bintang Racing Team (BRT) di kawasan Cibinong, Jawa Barat.

Ini berlaku pada semua motor injeksi yang beredar di tanah air, maka itu sampeyan yang punya motor injeksi, jangan sekali-kali membongkarn jika tidak punya alat kalibrasinya, “Perhatikan saja ketika servis di bengkel resmi, apakah katup tersebut pernah dibuka, saya yakin tidak pernah bagi bengkel resmi yang tidak punya alat kalibrasi. Dan memang katup tersebut tidak perlu dibongkar,” ujar Tomy.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Lantas bagaimana ceritanya jika terjadi modifikasi di TB, seperti ganti katup buterrfly dengan diameterr. Ya, harus dikalibrasi ulang karena berbeda antara diameter 28 mm (standar) dan 30 mm (reamer) Vixion, misalnya. Bahkan dalam kondisi sama-sama standar pun akan ada perbedaaan jika terlanjur dibongkar.

Pasti BRT punya alatnya yang dicolok ke soket ECU. Langsung dipraktekan pada reporter portal ini, Yamaha Vixion standar yang settingan kalibrasinya sudah pas, dibongkar katup kupu-kupunya, kemudian dipasang kembali. Dicek melalui alat kalibrasi ternyata sensor membaca katup mumbuka sebanyak 6% dan melesetnya kabel gas ada 34 persen.

Padahal  sepintas buterrfly menutup rapat pada TB. Jika kondisi ini didiamkan, ECU akan menganggap katup telah terbuka, dan injektor akan diperintahkan mensuplai bahan bakar yang sesuai dengan bukaannya. “Angka 6 % memang sedikit sekali, tapi pengaruhnya akan besar jika kondisi ini berjalan dalam jangka waktu yang lama. Ya boros dong,” jelas Tomy yang mengingatkan katup kupu-kupu dikalibarasi setiap 15.000 km yang standar loh.

Dengan alat kalibrasi, kondisi tersebut akan dinetralisir, ECU akan diubah settingannya dan mengikuti kondisi tersebut. “Alat ini hanya bisa dipakai di ECU BRT, karena tiap ECU harus dilengkapi alat tersebut untuk mensettingnya. Di alat ini pun bisa disetel debit bahan bakar yang diperlukan” sebut Tomy. Ya persis dengan mapping CDI aftermarket pada mesin karburator.

Nah, hati-hati. Adit

BACA JUGA

Tips Motor; Subtitusi Kampas Dan Per Kopling KX85 (SE) Untuk Kawasaki KLX150

Tips Motor; Setting Sokbreker Belakang Aftermarket Versi Ulir

Tips Motor; Cara Bikin Ngacir Mesin, Cukup Rp 4 Ribu Perak!

Tips Motor; Korek Harian Ninja 150 RR, Cukup Buka Port Super-Kips 2 Mm

Tips Motor: Pasang Lowering Kit New Ninja 250, Karbu, Dan Z250, Ceper..!

 

BAGIKAN