nhk

Tips Motor: Kohar MX King, Tanpa Bore Up Tembus 20,5 dk, Uji Nyali Turing!

Kohar MX-King
Mesin dikohar dan di dyno

ManiakMotor – Asli ini ilmu logis. Ada sih sulap-slupannya dalam pengertian kudu mengorek mesin Yamaha MX King. Habis dikorek tenaga standartnya ‘cuma’ 13 dk bisa diisulap 35 dk. Lah kok sulap? Ahj, jangan-jangan dyno test-nya lagi ngaco.

Tapi katanya setelah di dyno berulang-ulang hasilnya tetap begitu. Padahal pakai sulap dengan ilmu korek harian alias kohar. “Ini tanpa bore up atau kapasitasnya tetap 150 cc,” kata Swega Dokoh punggawa RAT Motorsport di Jln. Juanda, Sidoarjo, Jatim. Dari dia itu tipsnya!

Blok dan Kepala Silinder. Piston diganti pakai forged yang lebih tahan panas dan tekanan. Itu lantaran perbandingan kompresi dinaikkan untuk tenaga cepat. Jalur masuk dan buang di porting ulang, tapi masih dalam batas cerita kohar. Maksudnya nggak ekstrem, sampeyan masih bisa mengikutinya.

Hasil dyno kohar MX King
Hasil dyno kohar MX King

“Dagingnya tak banyak yang diambil hanya fokus pada bowl area. Diameter klep tetap mengandalkan standar, karena batang 4.5 mm dengan diameter 19 dan 17 sudah cukup ringan. Sentuhan back cut valve diandalkan untuk menambah sedikit ekstra airf low atau aliran udara,” jelas Swega yang kaya ilmu itu.

Reamer Throttle Body dan Velocity. Logikanya tetap jalan. Kian banyak bahan bakar, butuh udara yang banyak pula untuk mencampurinya. Khusus velocity tentu untuk memerangkap udara lebih banyak ke silinder, “Caranya throtle body direamer. Eh ternyata nafas di putaran atas semakin panjang. Tak lupa dibuatkan corong velocity stack. Sehingga udara yang masuk ke silinder lebih fokus dan padat. Tentu mesin makin responsive,” yakinnya.

Durasi kem masih sebatas enak dipakai harian

ECU Sang Otak. Pemilihan otak pemroses data mesin menjadi krusial. Kelengkapan fitur tuning serta data loging diperlukan jika ingin mendapat informasi kebutuhan mesin. Ap Tech ECU disanding menjadi pasangan setting.

“Meratakan AFR adalah kunci utama. Kondisi stoikiometri campuran udara/bahan bakar adalah di kisaran 14,7:1. Untuk harian bisa di kisaran 12-an. Artinya setingan bahan bakar diperkaya. Untuk membakarnya dan menjadikannya tenaga pengapian ikut di advance hingga 42 derajat,” sebut Swega lagi. Tak lupa mesin dipatok limiter di 12,000 rpm. Itu aman digunakan sehari-hari.

Knalpot Custom. Sayangnya foostep masih bawaan standarnya, jadi untuk mendesain knalpot yang minim halangan sangat sulit. Mengingat harus melewati pedal rem dan pijakan kaki, belum lagi harus menghindari senggolan dengan cover body. Akhirnya leher knalpot dibuatkan sendiri lantas silincer menggunakan WRX K2 150cc.

Noken as Customize. Tidak ada perbedaan antara desain noken as mesin sistem karburator dan injeksi, “Justru ketika di mesin injeksi pakai kem yang lebih bersahabat, durasinya nggak terlalu tinggi, masih enak dipakai. Tidak ada bahan bakar yang nyembur balik ke karbu, motor tidak ndut-ndut an. Lebih mudah di seting karena menyesuaikan bukaan gas / throttle dengan rpm mesin,” mantapnya.

Alhasil, power memang tembus 20,5 dk,”Belum nyampai target sih. Padahal modal torsi udah 15,5 dk. Next kita coba lagi biar tembus 22 dk. Ini masih asyik buat turing dan harian,” tutup Swega. Ooo, maksudnya jadi 20,5 dk, buka bertambah 20.5 dk. Ngerti kan? Kan sama dengan judul. Ardel

Rat Motorsport Indonesia
Jl raya bypass juanda no.17
Sidoarjo – jawa timur
085645577007
Pin : 5E776F9B / 5511f334

BAGIKAN