nhk

Tips Motor: Korek Kem (Noken-As) Standar Semua Motor Harian

Kem racing
Yang dispidol merah itu yang diiris

 

ManiakMotor – Meningkatkan power mesin motor standar harian bisa saja memanipulasi durasi kem. Memang sudah banyak kem dijual jadi, tapi lebih asyik dikorek sendiri karena karya sendiri. “Cukup papas  pantat kem sampai batas pinggulnya. Ini sama dengan menambah tinggi bukaan klep dan memperpanjang durasinya. Otomatis aliran bahan bakar makin kaya,” buka Ahon, juru korek senior dari bengkel SMS (Surya Motor Sport) di Depok, Jawa Barat yang sudah menjelaskan masalah ini sejak lama. Tapi artikel ini diangkat kembali, lantaran hilang dari pencarian mesin google. Gara-garanya website maniakmotor.com berubah dari Joomla ke WP.

Ahon sebagai generasi awal tunner papan atas mesin 4-tak, hanya membatasi untuk mesin motor yang benar-benar standar. Katanya, pemapasan tidak boleh terlalu banyak, cukup 1,5 mm. “Jika lebih dari ini akan terjadi floating, karena per klep, pelatuk dan klepnya sendiri tidak bisa melayani,” sebut Ahon yang punya nama lengkap Herman Lo itu. Haiyaaaa…

Yang digerinda bagian bawahnya, bukan benjolannya (lobe). Alur membentuknya satu jalur sesuai lengkungan pantatnya. Catat ya hanya boleh dipapas 1.5 mm. Lebih dari ini, dijamin motor sampeyan malah pelan dan boros. Sebabnya, durasinya sudah tidak beratarun. Sekali lagi ingat ya, lobe-nya jangan disentuh. Boleh diterapkan pada semua motor. Termasuk pada mesin pemotong rumput dan mesin jahit, hehehe.  

Ahon punya mesin apik dan rapi untuk menggerinda kem. Banyak kem drag bike yang kencang-kencang lahir dari tangan dia. Bukan hanya itu, kem road race papan atas pun kerap ditanganinya. Bukan berarti, kem untuk motor brosist harus dikerjakan Ahon. “Bisa pakai gerinda sendiri, asal yang halus dan bisa rapi sesuai alur pantat kem. Yang penting jangan lebih dari 1.5 mm,” jelas Ahon yang berulang-ulang mengingatkan ukuran itu.

Bagi yang pemula ya silakan risset sendiri. Maksudnya, yang namanya pemula jam terbang masih kurang.  Makanya siap-siap saja dengan kem pengganti bilamana kem yang dipapas gagal. Yang namanya ujicoba tidak ada yang langsung jadi, tetap butuh proses. Pengalaman menggerinda sendiri adalah ilmu yang paling berharga.

Langkah papas pantat sampai pinggul ini, misalnya Jupiter Z durasi kemnya jadi  20-30˚ dan lift atau angkatan akan bertambah 2 mm.  “Saat kem sudah berubah, tinggal setting klepnya. Cara menyetel celahnya sama dengan menyetel ala standar. Jangan lupa setel spuyer, paling aman naikkan dua step dan baca dari busi. Bila masih basah atau hitam kurangi lagi satu step,” tambah Wawan Kristianto, tunner drag bike dari Solo.

Silakan mencoba berulang-ulang hingga jadi. Siapa tahu sampeyan jadi tunner benaran. Eiit, kian mantap jika sudah pakai kenalpot racing dan pengapian racing harian. Wuzzz… MM

TIPS LAINNYA:

Pilih-Pilih Kenalpot Racing Harian, Perhatikan Desain Dan Diameter Leher-nya!

Bikin Membran Standar RX-King Jadi Racing

Kohar Bebek Yamaha 4-Tak, Pakai Piston Blitz Joy, Ngacirrrr..!

Reamer Karbu Standar Jupiter Z

Naik Stroke Tanpa Rusak Kruk-As, Nggak Perlu Bore-Up, Semua Motor Bisa..!

 

 

BAGIKAN