nhk

Tips Motor; Laher Kruk-As Mio Dan Xeon, Harga Beda, Kekuatannya Juga

 

 

ManiakMotor – Fisik kedua matik keluaran Yamaha ini bisa saling tukar komponen bearing atau laher alias bantalan kruk-as. Tengok saja nomor seri  Yamaha Mio (karburator) dan Yamaha Xeon sama, 6305 dan 63/22 untuk sisi lainnya. Namun ada perbedaan kode pada kemasan, juga jangan coba-coba saling tukar bearing Mio dan Xeon, sampeyan sendiri yang akan rugi.

Harga sih laher Xeon lebih murah, satu set (kanan-kiri) hanya Rp 91 ribu. Sementara yang Mio Rp 272 ribu. Wow selisihnya jauh brosist. Padahal keduanya genunine part alias part asli, bukan abal-abal.  Dengan BBM jenis premium naik dan membuat kebutuhan pokok juga meningkat, selisih tadi sangat menggiurkan.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

Bisa begitu karena ‘beban’ yang ditanggung berbeda. “Kruk-as Mio karburator lebih berat daripada Xeon. Perbedaannya seberapa banyak saya tidak pernah ukur. Yang pasti jika Mio pakai bearing Xeon tidak akan awet,” jelas Jumari, Chief Mechanic Perwira Motor, bengkel resmi Yamaha di bilangan Cinere, Depok, Jawa Barat.

Namanya juga bantalan buat tiduran putaran  kruk-as sampai nyenyak, hehe. Tapi bukan berarti milik Xeon berkualitas buruk, memang kualitas lahernya diperhitungkan sesuai beban kerja, makanya lebih murah. Tapi jika sampeyan memiliki Xeon dan menggantinya dengan Mio pasti efeknya lebih awet, meskipun harga lebih mahal. Nah ini berguna buat korek harian.

Maka saat belanja lihat kemasan, Mio karburator punya kode 5TL dan Xeon kodenya 44D1. Jika mau teliti seperti ibu-ibu belanja intip kode partnya. Untuk Mio 93306-315X3 lalu 93306-37272, sedang Xeon kodenya 93306-372X0 dan 93306-372Y4. “Ini perlu dicermati, secara fisik dan kode pada bearing  sama, yang membedakan kode kemasan. Karena tidak sedikit toko yang ‘nakal’ menjual bearing Xeon dengan harga Mio,” tukas Kris dari Standar Motor di Jln. Kebagusan Raya, Jakarta Selatan, tentu tokonya Kris termasuk yang tidak ‘nakal’.

Cermati jangan sampai tertukar atau malah ditukar, lebih baik keluar dana lebih besar daripada masa pakainya sebentar. “Jika Mio dipaksakan pakai bearing Xeon jangan kaget jika tak lama kemudian harus ganti lagi, akhirnya keluar biaya lagi. Lebih parah komponen lainnya terkena efek dari kruk-as yang oblak, bisa lebih besar lagi biayanya,” tutup Jumari.

Terima kasih Mas Jum, tipsnya bermanfaat. Adit

BACA JUGA

Cara Akali Kopling Berat Honda Tiger, Ganti Punya New Mega Pro

Cara Pilih Kenalpot – Knalpot Racing Harian, Perhatikan Diameter Dalam Lehernya

Satria FU Skir Klep, Nggak Ganti Shim

Celah Piston Terhadap Dinding Silinder Motor Korekan 4-Tak

Cara Rawat Rem Cakram, Cek Karet Braket Kaliper

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353