nhk

Tips Motor: Langkah Bore-Up Sekarang Sederhana, Tinggal Dananya Saja

blok-moto-1-racing-1

ManiakMotor – Jaman dulu langkah membesarkan kapasitas lewat bore-up dari 110 cc jadi 130 cc, masih tukar-tukaran piston. Maksudnya dari piston motor merek lain. Contoh piston Kaze atau Blitz banyak dikonsumsi bebek Yamaha 110 dan matik Honda 100, hasilnya menjadi 130 cc ke atas setelah pergi ke bengkel korter. Ya jurus ini silakan digunakan kalau masih dianggap murah dan untuk kreasi.

Belakangan berbagai ukuran diameter piston sudah dijual oleh after market. Termasuk juga pin piston. “Kami saja menjual piston yang memang khus custom yang ingin main bore up. Pistonnya yang tersedua dari diameter 53.5 mm sampai 79 mm. Diameter pinnya 13 mm, 14 mm, 15 mm dan 16 mm tersedia,” jelas Kerry Hutama yang punya CMS di kawasan Bendungan Jago, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kerry ini tidak sekadar ngomong. Berhubung dia jualan piston aftermarket Moto 1 Racing, ya dia cerita produk itu. “Kalau nggak beli dengan silindernya, silinder aslinya yang harus dibubut menyesuaikan dengan piston yang dipilih. Tolerasi silinder yang aman itu hanya naik 2 mm. Ini pun pada silinder tertentu. Tapi kalau beli set silindernya, ya lebih aman dan cepat penggantiannya,” tutur Kerry sembari menjelaskan bahwa Moto 1 Racing juga menuual silinder.  

Memang sih after market yang lain juga banyak macam BRT, USR, TK Racing, UMA Racing dan sebagainya. “Kami juga malah menyediakan paket naik kapasitas, terutama dari UMA-nya. UMA sih sudah teruji di balapan nasional. Misalnya pernah ramai R15 naik sampai 180 cc, ya tersedia. Di balap saja dipakai, apalagi harian,” kata Rio Tan dari UMA Racing. “Sama juga sih,” timpal Freddy Gautama dari Ultra Speed Racing alias USR.      

Jadi hanya sekadar ganti piston lebih besar lewat bore-up naik 20 – 30 cc, aman untuk harian. Lebih asyik lagi dibeli dengan silinder, langkahnya sama saja dengan bongkar bagian atas mesin. Macam servis biasa. Habis itu tinggal raning dan atur-atur saluran bahan bakar.

Beda cerita kalau masih pakai langkah tradisional mempertahankan silinder aslinya. Silakan ke tukang bubut yang ngerti dan terkenal cakep kerjanya, agar celah piston dan bentuk linernya aman. Kecuali kalau ekstrem, pasti yang bikin macam itu, mereka yang nggak perlu baca tulisan ini.  

Sekadar catatan saja, untuk harga piston casting dari diameter ‘terkecil’ sampai terbesar dari Rp 270 ribu sampai Rp 500 ribu. Silinder biasa di luar kramik, antara Rp 450 ribu sampai Rp 750 ribu. Untuk saat ini sih produk yang disebut di atas teruji kualitasnya. Yang ditanya tinggal dana belinya dan pasang. MM   

BACA JUGA

Tips Motor; Cara Pilih Filter Udara Berdasarkan Material, Hemat Bensin Dan Kencang..!

Tips Motor: Setel Minyak Rem Yang Benar Dan Tepat

Tips Mudik Lebaran 2016:Nih, Ada ‘Ritual’ Kecil Buat Pemudik Motor

Tips Mudik Lebaran 2016 :Sudahkah Motor Diperiksa, Ini Dia Bagian Pentingnya

Tips Motor: Duar… Duar… Tembakan Dari Karbu Vakum, Karetnya Bocor

BAGIKAN