nhk

Tips Motor: Mudik Pilih Jaket Yang Nyaman Dan Aman Di Jalan

Foto istimewa

ManiakMotor – Perjalanan mudik memang melelahkan di saat macet, namun mengasyikan. Namanya juga pulang kampung (pulkam), bro. Tapi tetap ingat kesehatan, terutama dalam memilih pakaian berkendara mudik.

 

Sebab, macet akan menguras keringat yang otomatis menggerogoti stamina dan membuyarkan konsentrasi. Ditambah baju dan jaket kurang ampuh menyerapnya, yang ada pemudiknya pingsan sebelum sampai tujuan. Mungkin itu terlalu seyem. Masuk angin deh…

Sudah banting tulang dan peras keringat di kota, pulkam pun, masih bercucuran keringat. Jangan sampai begitu bro. Nah, pililah bahan baju dari kaus yang meyerap keringat.  “Pakaian dalam yang bagus dari bahan jersey atau kaus yang tipis, lalu dilapisi jaket,” kata  Windy Jatmiko, pengusaha konveksi dari Bandung Jawa Barat.  

Jersey yang dimaksud seperti pakaian olahraga macam pemain bola atau yang sering digunakan para crosser. Ini bahannya mudah meyerap keringat dan mudah pula mengering. Kelebihan lainnya lembut yang bikin nyaman. Kulit tidak akan alergi dan gatal. Sampai di kampung saat buka jaket, bagian dalamnya keren. Ya, jadilah lebaran.

Untuk jaket, wajib yang safety. Bukannya berharap cilaka, namun untuk jaga-jaga. Hindari jaket dari bahan parasut dan bahan tipis lain. Jangan beli jaket dari kulit tebal. Jangan-jangan itu dari kulit gajah. Kasihan gajahnya. Hehe, becanda.

“Bahan tebal tidak menjamin safety. Tetapi pilih jaket kulit lembut yang desainnya menutupi leher dan dada dengan baik,” kata Asep Hendro, juragan AHRS yang memproduksi jaket dari kawasan Depok, Jabar.

Lebih bagus jaketnya punya pelindung tambahan (protektor) di sekitar tulang kering lengan dan pundak, atau lebih bagus ada pelindung punggung. Hindari jaket dari bahan polyster, karena akan membuat pemakainya kepanasan. Unsur bahannya kebanyakan nilon. Apalagi  terik matahari, dijamin puasa bisa ngos-ngosan. Kalau niat puasanya asal-asalan, segera batal.

Maka carilah jaket dengan bahan goretex. Bahan ini tebal namun seperti kain anyaman, mampu melindungi dari goresan. Namun punya pori bahan ini besar sehingga memberikan aliran udara yang cukup. “Kira-kira seperti celana para pemain motocross. Fungsinya bagus, bisa gaya juga,” pungkas Asep yang pasti sangat paham soal jaket. ManiakMotor

 

BAGIKAN