nhk

Tips Motor : Rawat Dan Pasang Ban Dalam, Awas Kejepit..!

ManiakMotor – Bisa jadi dan memang apapun bisa terjadi. Tersandung kerikil saja bisa masuk rumah sakit brosist. Cerita ban urusannya ban dalam. Salah pasang atau gegabah memasang , bannya kejepit, apalagi dengan alat manual yang dicungkil-cunkil. Belum lagi soal ukuran ban dalam tidak sesuai dengan ban luar.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahapromo.swf|width=500|height=160}

Akibatnya bocor. Misalnya saat memangsang si Lae di pinggir jalan itu, tidak cermat,   posisi ban dalam yang nggak mungkin di luar itu terlipat dan terjepit di bibir ban luar. Pokoknya begitulah. “Kode-kode pada ban dalam harus sama semua dengan luar,” jelas Toto dari pabrik ban FDR yang memberikan tips ada di bawah tuh.

Ini sih jarang terjadi, tapi hanya memperingatkan supaya tidak terlambat datang ke kantor. Lalu jemput pacar tetap lancar-lancar. “Jika ukuran ban dalam dan luar sudah sama, tetapi kejepit juga, itu salah pasang,” timpal Aris, pengusaha tambal ban dan penjual angin, hehe. Tempatnya di Kawasan Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Katanya perhatikan juga soal ukuran ban dalam. Iya paham, harus sama ukuran antara ban dalam dan ban luar. Kalau kepepet gimana?Bila tidak ada ukuran ban dalam yang sama dengan ban luar pilih ukuran yang lebih besar, jangan yang lebih kecil. Yang lebih kecil akan dipaksa melar mengikuti kontur ban luar dan pelek. Karena tertarik ia jadi tipis, ya gampang bocor,” tambah Aris.

Ya oke deh. Adib

TIPS TMBAHAN FDR SOAL GANTI DAN TAMBAL BAN

  1. Gunakan peralatan yang tidak merusak ban atau pelek
  2. Pastikan pelek sejajar dengan rim line saat terpasang
  3. Pastikan arah putar sesuai rotasinya
  4. Cek tekanan angin agar sesuai kebutuhan dan standarnya
  5. Sesuaikan ukuran ban dalam terhadap ban luar
  6. Pastikan tidak ada benda asing seperti kerikil tajam, beling atau apa pun yang mudah menusuk ban dalam
  7. Gunakan selalu alas pelek bagian dalam (rim tape) untuk melindungi ban dalam dari tusukan spoke pelek
  8. Pastikan bahwa posisi valve atau pentil ban dalam sesuai dengan tanda posisi valve yang tertera pada ban
  9. Kencangkan mur ban dalam seperlunya
  10. Setelah mengganti ban belakang sejajarkan posisinya agar simetris terhadap ban depan untuk menghindari oleng.
  11. Setelah ban terpasang tarik beberapa kali tuas rem terutama rem hidrolik sampai terasa tekanan rem sudah kembali normal untuk menghindari terjadinya rem blong
  12. Maksimum tekanan saat fitting awal adalah 40 psi. Setelah proses fitting selesai, atur tekanan angin ban depan 25 -28 dan belakang 28-30 psi
  13. Khusus untuk motor dengan rem cakram tarik tuas rem beberapa kali sampai tekanan rem kembali normal

BACA JUGA

Tips Motor; Balancing Velg – Pelek Digital, Ongkos Rp 30 Ribu, Presisi..!

Ukuran Dan Kode Kadaluarsa Ban Motor

Kenali Ban, Perlu Ganti Atau Tidak..?

Setting Tekanan Ban Drag Bike, Bisa Dipakai Liaran..!

Tips Ban Dalam Korek Harian Sampai Balap

BAGIKAN