nhk

Tips Motor; Saat Hujan Pantau Tekanan Ban, Perhatikan Tire Ware Indicator (TWI)

Tire Ware Indicator-1
Tire Ware Indicator

ManiakMotor – Hujan sama dengan basah seperti sekarang ini. Mengendara saat hujan dan basah sama dengan kondisi tidak normal. Trik mengendaranya berbeda ketika kering. Gas tidak boleh dipelintir mendadak dan sebagainya. Tapi kali ini hanya dibatasi pada ban untuk menunjang trik mengendara di saat basah.

FDR Sport XR

Beberapa merek ban ternama di Indonesia ban mulai memberikan perhatian kepada konsumennya khusus kembang serba bisa. Maksudnya kering oke, basah pun dia tak mengapung alias bisa menyalurkan genangan air yang dilewati, agar kompon tetap bersentuhan dengan aspal.

Tapi itu cerita ban selagi titik aus kembangnya belum melewati limit yang jadi patokan produsen ban.  Namanya Tire Ware Indicator atau yang disingkat TWI. “Yah kira-kira dalam patokan universalnya, got kembang ban belum lewat 2 mm,” jelas Dodi Yanto dari IRC di kawasan Kota, Jakarta Pusat.

Bila gundulnya sudah mlewati TWI, ban sudah tak bisa menyalurkan air yang diinjak. Hasilnya, ban akan melayang dan mudah terpeleset.

“TWI pada ban ada tanda segitiga atau panah kecil pembatas kembangnya.  Bila anak panah ini sudah dilewati, jangankan hujan, dalam keadaan kering pun sudah kritis,” ucap penjual ban di samping rumah, eh Dodi deh.

Sebenarnya ban harian sendiri yang ada pada motor sampeyan, cukup bagus saat hujan. Model profil untuk harian maksudnya dari motor beli baru, nah ban bawaannya itu adalah untuk hujan dan kering.

Idealnya pemakaian 38.000 km untuk ban depan dan belakang 18.000 km untuk mencapai TWI. Itu sesuai suhu di Indonesia. Bila tekanan agin terjaga, kemampuan ban akan mencapai target itu. Pokoknya, bila ausnya di tengah itu tanda tekananya berlebihan. Bila ausnya kebanyakan di bibirnya, itu angin ban kurang. Dalam kondisi hujan tekanan angin jangan lewat dari kondisi yang diperbolehkan.

Pemilihan ban juga harus diperhatikan, jangan sampai ban kering dipakai untuk basah, namanya bukan peruntukan, yang ada bakalan licin. “Intinya, bila banyak kembang atau alur got,  baik untuk hujan. Kembangannya sengaja dibuat padat di samping, karena memang dimaksudkan untuk memaksimalkan pembuangan air ke samping,” tambah Dodi..

Jangan sampai tergelincir saat hujan. Jangan kebut-kebutan karena memang tidak normal. MM

BACA JUGA

Tips Motor; Cara Pasang Cover Kliper Rem

Tips Motor; Musim Hujan Cat Tetap Oke, Karat Ogah Mampir..!

Tips Motor: Deteksi Sederhana Sokbreker Berfungsi Atau Mati…!


Warning: A non-numeric value encountered in /home/customer/www/maniakmotor.com/public_html/wp-content/themes/Newspaper/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353