nhk

Tips Motor; Setel Klep Matic/Matik, Jangan Asal-Asalan, Kompresi Bocor!

Tips Stel klep
Foto istimewa

ManiakmotorKerja mesin matik yakinlah lebih berat. Pelantara tenaga ke roda tidak menggunakan gigi bertingkat seperti gigi 1,2,3,4 yang bikin ringan kerja engine alias enjin. Ditambah lagi sistem pendinginnya full kipas dari putaran mesin tanpa bantuan terpaan angin langsung dari luar, mesin jadi cepat panas bilah salah ditangani.

Hubungannya dengan itu, maka jangan asal-asalan menyetel celah klepnya. Asal lebih renggang mungkin tak apa-apa. Tapi asal bila disetel jadi rapat, itu yang asal kerja. “Kalau rapat kan, saat klep memuai oleh panas, celah ini akan hilang atau sudah bersentuhan langsung pelatuk sepatunya membuat kompresi bocor. Ingat ya, celah klep juga berpengaruh pada durasi kem,” jelas Hardi atau Kampret, mekanik senior dari Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Tanda-tanda celah atau clearene matic terlalu rapat, motor mudah panas alias mempercepat panasnya matik yang gampang panas. Kedua, mesin berjalan beberapa saat akan sulit idle atau konstan, dan gejala yang sering muncul ngelitik lalu mati mendadak.

Makanya, dalam urusan setel klep matik, mekanik pemula dan senior termasuk sampeyan yang hobi otak-atik motor harus punya feelergauge (bilah pengukur celah klep). Ini bilah jadi senjata turun temurun untuk mengukur celah klep paling sakti. Sebab, banyak ditemui mekanik malas pakai alat ini, kebanyakan feeling alias kira-kira saja dengan tangan kosong, katanya sih ribet.

Meski cara setel celah klep antara matik dan bebek podowae alias sama saja namun ada beda patokan angka celahnya. Umumnya buat motor bebek non-matic berkisar antara 0,06-0,08mm untuk in dan 0,08-0,10 mm untuk out-nya. Khusus matik  lebih longgar 0.02 mm dari bebek, misalnya 0,08-0,1mm dan 0,10 – 0,20 mm untuk in dan out.  

Nah untuk tips cara menyetel klep pernah ditulis diportal ini, di sana dicontohkan di Yamaha Mio. Yang belum baca monggo diintip lagi. Ingat yang penting ngukurnya harus pakai feeler gauge agar benar-benar tepat. Jangan pakai jarigauge lagi ya..hehe.. Paling utama lagi, bilah pengukur ini saat ditarik terasa berat. Seret saat tertekan pelatuk. MM

 

BAGIKAN