nhk

Tips Motor: Setel Minyak Rem Yang Benar Dan Tepat

tips-minyak-rem-1

ManiakMotorCek kondisi minyak rem adalah ‘ritual’ wajib jelang mudik. Jangan sepelekan, walau kelihatannya aman-aman saja. Tanda-tanda minyak rem kurang normal, saat direm terasa berat handelnya. Atau gejala lain, saat direm handelnya terlalu dalam. Padahal, kampas rem telah ganti baru. Ayo, ganti minyak remnya. Jangan hanya baca…

Tulisan kali ini hanya langkah-langkah mengganti minyak rem berikut menyetelnya. Sebab, minyak rem itu media pengantar hidrolis. Karena itu, selang hidrolisnya dan tabung master atas dan kaliper, harus penuh oleh minyak rem. Tidak boleh sama sekali ada ruang kosong yang sering disebut angin palsu. Namanya juga angin, manusia saja bisa masuk angin.

Untuk mengganti minyak rem, harus tersedia minyak rem baru. Murah, tidak sampai Rp 6.000. Lalu, ”Siapkan selang seukuran nipel (lihat foto), penampan, obeng plus, kunci ring 8,” sebut Zufriono, teknisi bengkel otomotif SMK Panca Bhakti, Banjarnegara.

Posisikan motor dengan standar tengah di tempat rata. Buka penutup master rem pada setang kanan menggunakan obeng plus. Lihat kondisi minyaknya, pasti kotor, ya, ganti. Caranya, kendurkan nipel pada kaliper dengan kunci ring atau sok 8.Sebelum menguras, pasang selang pada moncong nipel dan ujung lainnya diarahkan ke botol penampung. Maksudnya, minyak rem tidak akan muncrat sampai ke wajah sampeyan.

Tekan atau pompa tuas rem berkali-kali sampai keluar semua minyak rem. ”Hati-hati jangan sampai minyak rem mengenai bodi motor, kimianya bisa merusak cat,” wanti mekanik ramah ini. Kecuali cat motor yang sudah puluhan tahun seperti yang jadi alat praktek ini. Lha, wong sudah tidak ada catnya, koq?

Bersihkan master dengan sabun atau bubuk pencuci pakaian. Sabun bisa dipakai mencuci bagian dalam saluran hidrolis dengan caraseperti mengisi minyak rem dan membuangnya. Nah baca terus…

Pasang selang rem dan kencangkan nipel. Isi master dengan minyak rem sambil menekan-nekan handel rem. Setelah master rem terisi penuh, tekan berulang-ulang handel dan tahan, kemudian kendurkan nipel. Ulangi  lagi, awal-awal yang keluar hanya busa atau angin palsu.

Awasi master diisi terus, jangan sampai kosong dalam penyetelan tersebut. Jika minyak rem muncratnya sudah enak dan handel terasa enak juga, berarti sirkulasi minyak rem benar. Pastikan jarak main handel rem 2-3cm. 

Silakan motornya dicoba, cieetttt. Kalau beberapa hari kemudian minyak remnya berkurang, berarti ada sil yang bocor. Nah, itu lain lagi tipsnya. Tunggu penulisnya masih di bengkel, lagi menunggu buka puasa untuk minum minyak rem, saking stresnya belum ada THR dari maniakmotor.com. Becanda bro. Ardel

BACA JUGA

Tips Motor: Mudik Pilih Jaket Yang Nyaman

Tips Motor: Duar… Duar… Tembakan Dari Karbu Vakum, Karetnya Bocor

TRAINING Juken 3 Ala BRT, Memperluas Ilmu Injeksi Di Indonesia

Tips Motor: Deteksi Kebocoran Oli Di Area CVT Motor Matic

Piston Moto 1 Racing: Seher Lahir Dari Riset Liaran



 

BAGIKAN