nhk

Tips Motor: Setting Udara Dan Bahan Bakar Pasca Ganti Knalpot Racing

ManiakMotor – Jetting atau setting ulang karburator dari spuyer, sekrup udara dan jarum skep, wajib katanya pasca ganti knalpot standart dengan  racing. Banyak juga yang bilang setelah ganti knalpot model freeflow tadi spuyer main-jet atau pilot-jet di karbu wajib naik alias digedein untuk optimalnya mesin.

Asumsi itu tidak selamanya benar yang benar baca terus tulisan ini sampai akhir. Mungkin setel-setel, iya! Tapi ganti spuyer belum tentu.  “Banyak faktor yang mempengaruhi naik atau tidaknya angka spuyer. Misal dari kapasitas silinder, mesin standart ganti knalpot racing tentu beda kenaikan spuyer dengan yang telah bore-up,” jelas Hardi alias Kampret, teknisi senior di Radio Dalam, Jaksel.

Yang ngaruh pada spuyer juga dimensi knalpot. Ya bisa dari panjang-pendek atau besar-kecilnya diameter pipa, sampai model knalpot itu sendiri. Ada pula knalpot yang dilengkapi ‘db (desibel) killer’. Db adalah alat bolt-on untuk mengecilkan suara yang belakangan banyak dijual bersama knalpot. Bila peredam tadi dipasang biasanga  cukup membuka sikit sekrup udara (air screw), memutarnya sekali ke kiri. Atau mainin klip jarum skep. Atau memang suaranya sudah sangat soft dari pabriknya, tak perlu setel-setel karbu.

“Jika tanpa peredam yang suaranya seperti balap barulah mainin angka spuyer, karena sudah sangat pengaruh pada losnya gas buang. Namanya los, juga minta tambah minum dari naiknya spuyer,” jelas Robby Ganie dari knalpot No-Bi di Cikupa, Tangerang.  Katanya knalpotnya dirancang bersuara soft, tak ada istilah setel karbu dan injeksi.

Jangan lupakan juga kondisi suhu lingkungan di mana sampeyan tinggal. Di daerah gersang atau panas bisa saja spuyer minta naik meski pakai knalpot yang ada db killernya. Begitu juga sebaliknya bila tinggal di daerah yang adem meski db killer tadi dilepas pembakaran sudah pas tanpa utak-atik spuyernya. Ilmu tadi persis yang berlaku di dunia balap saat pindah pindah sirkuit, spuyer juga menyesuaikan dengan kondisi suhu sekitar.

Yang paling tepat lihat dulu hasil pembakaran di ruang bakar apa sudah pas dengan kebutuhan mesin atau belum. Kalau mau akurat  pakai alat yang namanya AFR Meter, pasti bakal ketahuan naik atau tidaknya angka spuyer. Buat sampeyan yang pakai harian jangan repot-repot mikirin alat itu.

Masih bisa dilacak pake cara manual. Caranya?? Langsung saja intip tuh warna elektroda busi, setelah seharian pakai knalpot yang baru dibeli. Kalau kemerahan mirip batu bata itu tandanya sudah pas, nggak perlu setel-setel segala. Apa bila putih itu tandanya ‘kismin’ bahan bakar alias spuyer minta naik. Nah kalu item pekat kaya warna kulit penulis artinya spuyer kegedean. Wkwkwk….

 Langkah awal bisa setting dulu dari luar lewat setelan udara dan klip jarum skep, kemudian ajak motor muter keliling kampung. Silahkan tengok warna elektroda businya. Kalo masih kurang bisa coba mainkan satu tingkat pilot jetnya lalu tes lagi sampai ketemu warna elektroda yang merah tadi. Begitu bro ! MM

BACA JUGA

Koil TK Racing: Lebih Tajam Dari SE, Angkat 1 Dk Semua Motor Standar Karbu, Rp 150.000

Tips Motor: Hati-Hati Beli Kaliper Brembo, Kampasnya Diganti Murahan

Tips Motor: 7 Sebab Ban Oleng, From FDR

Tips Motor: Modal Rp 2000 (Dua Ribu) Akali Tarikan Jupiter MX, Murah Jadi Waahh..!!

Tips Motor: CDI 5VV Moric/Sepco Di FFA Drag Bike Matik, Apalagi Harian

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353