nhk

Training Injeksi BRT Juken 3 Ke-10 (4 Oktober 2016), Selanjutnya Internasional Mulai Filipina

Pengetahuan injeksi motor
Training BRT pada injeksi sudah akan ke-10 di Indonesia

 

ManiakMotor –  Masih dalam rangka usaha Bintang Racing Team (BRT) memintarkan injeksi bagi semua kalangan. Caranya melakukan training pada rekanan di Indonesia. Bahkan selanjutnya training soal ECU ini akan go internasional. Juga sudah tahap fokus utak-atik software Juken 3 atau generasi terakhir ECU produksi BRT.

Tommy Huang, mbahnya injkesi Indonesia
Tommy Huang dan training go internasional

Pelatihan untuk memperdalam elmu injeksi dari BRT di dalam negeri sudah gelombang 10. “Yang gelombang 10 ini nanti akan diadakan di Cibinong, Jabar pada 4 Oktober 2016. Sedang pertama kali di internasional berlangsung di Manila, Filipina pada 8 November 2016,” sebut Tommy Huang yang tentu saja sebagai yang punya merek Juken 3 dan guru trainingnya.

Seperti prinsif awal BRT, training untuk memperluas SDM (sumber daya manusia) yang mampu menangani  persoalan injeksi. Boleh diikuti oleh siapa saja, tentu  yang menjadi jaringan BRT di Indonesia. Tujuannya untuk memperluas ilmu pengetahuan injeski atau ECU after market macam prodiksi BRT. Maklum kalau untuk pabrikan itu sudah dipikirkan oleh ATPM. Lagian kalau ECU standar dari pabriknya sudah paten dan free maintenance.

Sedang ECU BRT yang saat ini sudah generasi Juken 3 modelnya racing punya. Butuh pemetaan (mapping) berulang-ulang sesuai karakter pengguna, korekan mesin, spare parts dan termasuk kondisi lintasannya.

Karena itu BRT melakukan training pada semua partner.  Materi pelatihan ini tak melulu mengatasi kerukasan, sebab Juken nggak pernah rusak. Justru yang dibutuhkan mereka yang bisa menjalankan program elektoniknya pada Juken 3.

“Nanti lulusan training ini diharapkan juga akan meneruskan ilmu mereka pada yang lainnya. Sudah banyak yang lahir dari training, karena sudah angkatan ke-10. Sedang program internasional dimulai dari Filipina, karena populasi Juken juga banyak di sana,” tambah Tommy yang sedang berencana melanjutkan pengembangan teknologi Juken 3, bisa jadi Juken 4 dengan fitur mutakhirnya. MM

 

BAGIKAN