nhk

Trend Modifikasi Motor 2014, Street Fighter Yang Simpel Dengan Bolt-ON

 

 

ManiakMotor – Akhir 2013  trend modifikasi tampang dilanda demam. Yang ini bukan demam panggung atau demam berdarah, tapi demam variasi bolton. Variasinya datang dari negeri gajah putih atau Thailand, Taiwan dan bahkan Cina. Tinggal pilih dari murahan sampai branded dengan warna menor siap pasang  dan siap dibayar tentunya.

Fenomena ini memang memberi efek luar biasa. Contohnya knalpot yang semakin tak jelas bentuk dan suaranya tanpa mengindahkan aturan baku. Makanya polisi mulai gencar lagi cuap-cuap soal knalpot macam ini, “Tapi herannya polisi sendiri tak punya alat mementukan desibel (db) sehingga knalpot tersebut menyalahi aturan atatu tidak,” jelas Dodo dari Dodo Motor yang memproduksi knalpot racing dari racing benaran sampai sekadar tampang.

Genee, karena builder dan tukang pasang aksesori sudah tak jelas, maka definisi modifikasi terbagi menjadi tiga. Yakni, fashion, advance  dan extreme. Ketiganya tanpa melihat tipe motor sport, bebek atau matik. Di akhir tahun 2013 ini, portal tercinta ini mencoba membikin prediksi, ini bukan dukun ramal atau dukun cabul, tapi prediksi berdasarkan investigasi dan pengamatan modifikasi bakal menjadi trend 2014.

SPORT

Modifikasi tipe sport kiblatnya sebagian besar masih mengacu pada street fighter yang tidak baku. Artinya tidak mencontek murni dari ide atau tema yang ada, tapi lebih cenderung melawan arus, seperti yang disampaikan Topo Goedel Atmodjo dari Tauco Custom di bilangan Kebagusan Jakarta Selatan.

“Belajar dari 2013gagasan akan lebih simpel. Konsumen juga lebih banyak ingin memasang  variasi, mencopot fairing dan dibikin setang tinggi biar nggak pegal saat macet. Cara ini juga menonjolkan mesin jadi bagian penampilan. Bodi cuma sebagai pemanis, tidak seperti dulu bodi adalah wajib,” kata Topo dengan gayanya yang erba tahu.

 Trend di 2014 memang mengarah  tampilan minimalis street fighter. Juga masih tetap mengandalkan  part bolt on. Otomatis bodi berfairing custom akan menyusut. Dibilang menyusut, karena masih tetap ada. “Banjirnya variasi, karena lebih simpel diterapkan,” dukung Jaidun Muctar alias JJ , tukang airbrush yang beralih jadi juragan fiber dari bilangan Jatiwaringin Bekasi, Jabar dan sembari bilang soal warna, dof akan jadi acuan

BEBEK 

Pasar bebek 2014 akan tambah lesu. Pasar motor akan berpengaruh pada bisnis modifikasi, itu pakemnya. Bebek akan digoreng pakai sambel. Ssst, maksudnya gaya atau tema pada bebek tetap tak lari dari racing look. Bebek tetap asyik dibikin gaya balap, karena sejak awal produsennya memperkenalkan bebek indentik dengan racing.

Hobi pasti buang duit, meniru habis-habisan racing look road race misalnya, bisa-bisa lebih mahal dari motornya. Maklumlah, di modifikasi isinya orang gila semua, wong motor sudah benar malah ‘dipotong’ dan ‘dihancurkan’ tapi dikembalikan lagi kebentuk yang lebih beda dan berwarna, itulah namanya modifikasi. “Bebek terbilang sulit, sudah indentik dengan racing look balap,” tutur Urip Teguh Rahardjo modifikator pendatang baru dari Ethana Performance  di jalan Sama Berkah No.7, Tanah Baru Beji Depok.

Bebek mengubah tampang pura-pura balap untuk harian, kebanyakan dilakukan anak anak muda dengan menambah sentuhan air brush. Secara kesuluruhan, lesunya modifikasi tampang pada bebek telah terasa tiga tahun terakhir. Kuotanya di pasar dan bisnis modif terampas oleh matik dan sport. Harusnya ini menjadi tantangan buat modifikator muda untuk lebih kreatif dan inovatif. Bukan racing look melulu.

MATIC

Modifikasi matic terbilang favorit di kalangan ABG. Dari budget memang terjangkau. “Contohnya saja model Thailand look yang variasinya beragam. Dari puluhan ribu sampai jutaan rupiah, tersedia,” ucap Firman dari Boy Speed Shop cabang Jakarta Selatan. Contohnya saja variasi bolt on yang kecil-kecil macam monel itu, harganya relatif tak bikin tongpes ABG.

Dari demam modif 2013, variasi macam monel terlihat sangat diminati, apalagi jika dilihat dari kontes-kontes motor terutama d iwilayah Jakarta. Selain itu, modifikasi dengan mengganti roda tetap booming  selagi drag bike juga lagi rame. Utamanya mengubah roda berdiameter 17 inci yang awalnya 14 inci.

Ini trend cabe cabean yang lagi seru di ibukota, agak norak memang, tapi kenyataannya memang seperti itu. “Dengan model motor seperti itu mereka mudah mendapatkan gebetan, hehe. Pemakaian monel dan baut baut variasi dengan warna warna ngejreng tak ketinggalan dan masih mendominasi sebagai trend matik 2014,” tambah Boy yang work shop nya konsen di urusan fashion look.

Gabetan memang lebih utama. Apa pun itu, MAJU TERUS MODIFIKASI INDONESIA.

Penulis ; Cornelius Topo Goedel Atmodjo from Tauco Custom

BACA JUGA

Modifikasi Yamaha Scorpio 2014, Supermoto Ala Jepang ‘Buatan’ Indonesia

Modifikasi Yamaha Scorpio 2014; Gaya Tamburini dari Italia

Modifikasi Kawasaki Ninja 250; Sport Elegan Gaya Tasik!

Modifikasi Honda Tiger 2000, Street Fighter Eropa Dari Ciamis

Modifikasi Honda Karisma 125 Drag Bike; Kombinasi Kem-Rasio 8,097 Detik, Bebek 4-Tak 130 cc Tune-Up!

 

BAGIKAN