nhk

Ultra Speed Tes Honda CBR250RR, Andalan Kejurnas 250 CC 2017

CBR250RR road race
Honda CBR250RR USR dicoba Wahyu Widodo

ManiakMotor – Paling banyak dicoba akhir-akhir di Sentul Besar adalah Honda CBR250RR. Setiap saat – nggak banyak – tim yang bekerjasama dengan Honda muncul di sana. Salah satunya Ultra Speed Racing (USR) yang terlihat sibuk menyetel CBR250RR pada Jumat 13 Januari 2017.

CBR250RR Ultra Speed, masih standaran, kecuali knalpot Proliner

USR menyebut masih proses riset untuk motornya dan ‘belajar’ untuk pembalapnya. Jokinya tahun ini Wahyu Widodo walau pun senior, katanya jarang pakai mesin 250 cc. “Karena itu butuh penyesuain kembali. Diawali dengan mesin standar dulu,” sebut Freddy Gautama, bos-nya USR.

Catatan waktunya belum diumbar, tapi diklaim menjanjikan dengan mesin std abis. Belum sempat dikorek sesuai aturan teknik IRS 2017. “Sengaja dicoba standar untuk mendeteksi  aslinya. Hanya dengan menggunakan knalpot Proliner, catatan sudah okelah. Di saat sama  ECU aRacer khusus CBR250RR masih dalam proses juga,” tambah Freddy sembari mempromosikan knalpot Proliner, lantaran dengan knalpot itu catatan waktu oke tadi didapat.

Freddy mengakui, kinerja standar CBR250RR menjanjikan. Karena mesinnya didukung bodi, rangka dan terutama suspensi. Tahu sendiri, standar pabrik sokbreker depan CBR250RR depannya sudah up side down. Nyaman menahan pantulan aspal Sentul yang kamu tahu sendiri kualitasnya.

Jejak roda depan CBR250RR kata para pembalap yang mencobanya mudah dikoreksi pada racing line. Kan selain Wahyu, ada Reza Denica dan Ahwin Sanjaya yang terlihat diutus tim melakukan tes CBR250RR. “Bila CBR250 satu silinder hanya nurut pada satu racing line, CBR250RR bisa pindah racing line-nya dengan kecepatan sama,” kata mereka dalam satu suara dengan USR.

Ya, oke tunggu saja pertarungan sesungguhnya di IRS 2017 yang mulai April nanti. MM

BAGIKAN