nhk

Video Viral: Balapan Seperti Ini Orang IMI Bilang Wajar, Hancur Minaa!

Video Viral

ManiakMotor – Biro Olahraga Motor PP IMI bilang sikut-sikutan di balap motor wajar, dari mana beranggapan begitu, ya? Dari dirinya sendirilah atas pengetahuannya. Maaf ya, itu dikutip dari salah satu online yang menghubungi Media Saputra, si pejabat yang dimaksud. Portal ini ogah mengontek karena sudah tahu jawabannya, haha.

Kalau ingin menghukum nih orangnya

Pastilah berhubungan dengan video yang sedang viral di sosmed seperti ini dan ini juga yang berhubungan. Di sana ada seorang pembalap pasar senggol yang memang senggol-senggolan menyenggol benaran lawannya. Singkat cerita si lawan terjatuh. Tapi sejurus kemudian si yang jatuh membalas dengan melempar karung yang menyikut tadi.

Setahu penulis dengan menyenggol pakai gerakan tubuh sengaja (body language) membahayakan lawan, ya akan kena hukuman bro. “Kalau namanya sikut, apalagi tangan keluar dari setang nggak ada namanya refleks alias tak sengaja. Semua gerakan itu berasal dari otak. Kalau sudah seperti di video viral ini, nggak bisa disebut refleks, itu sengaja. Kalau kalau masih sebut refleks, itu sama saja nggak punya otak,” sebut Harlan Fadhilah, pembalap senior Indonesia. “Kalau saling sikut, itu namanya niat, ya ada hukumannya,” komentar pembalap senior yang lain.

Lantas yang bawa karung dan membalasnya pada yang nyikut tadi di video, ada komentarnya juga. Ini komentar datang dari grup yang diisi para pembalap senior, mantan pengurus IMI senior dan senior-senior lainnya lantaran aturan di Indonesia itu sendiri. Pengawasan dari yang mengawas, yakni IMI sendiri seperti divisi yang dipegang Media Saputra tadi.

Malah ada komentar, si pembawa karung mengirim karung pada musuhnya, karena melakukan protes pun percuma. Protesnya hanya akan berakhir di meja protes. Itu tadi, seorang penting IMI yang mengurusi balap motor Indosia saja bilang begitu alias wajar, ya akan hancur bibit balap Indonesia seperti di video ini.

Mungkin orang IMI tadi masih mengira zaman dulu, ya dulu sekali, tapi itu pun memainkan bodi motor, bukan bodi pembalap untuk membodi lawan, apalagi menyikut seperti pada video tersebut! Bukannya membela yang memawa karung itu, tapi awal asapnya dari si penyikut. Kalau aturan nggak tegas jadi hukum rimba yang bisa dicontohkan si joki yang melepar karung. Hayo siapa yang salah? Miolo

BAGIKAN