nhk

VR46 Riders Academy 2017: Kenapa Wajib Flat Track Buat Anggi Setiawan, Ini Jawaban Rossi

46 dirt track 2016 Rossi Master Champ
Nih Rossi sendiri yang mengajari elmu dirt track buat aspal

 

ManiakMotor – Menu utama pelatihan lapangan Anggi Setiawan di Tavullia, Italia pada 7 Mei 2017 langsung ke flat track. Ini balapan spesial engine yang sirkuitnya di tanah datar. Kalau dulu disebut dirt track sih, mirip-mirip dengan grasstrack tempo dulu. Namun di markas VR46 Riders Academy, lebih ekstrem di trek tanahnya berpasir. Sudah pasti roda belakang SE nggak pernah diam alias geser dan spin terus.

Aanggi Setiawan bersama manajemen motor sports Yamaha Indonesia

Anggi adalah gelombang kedua ikut yang dikirim Yamaha Racing Indonesia untuk ikut program garapan Yamaha Motor Company (YMC) dan VR46 Riders Academy. Program ini disebut The Master Camp#3. Anggi langsung diajari lewat dirt track dengan SE YZ250F, sebelum menunggang Yamaha R3 di sirkuit Misano. Itu  tentu ada maksud elmu yang terkandung di dalamnya. Hendling, reflex dan keseimbangan, sudah pasti.

Tapi apa intinya untuk balapan road race? Kan Anggi yang dikirim ke sana balapan aspal. “Di track tanah itu, sirkuit apa adanya. Pembalap harus cepat beradaptasi untuk menghendling motor dengan situasi apa adanya. Dari apa adanya ini, akan muncul ilmu hendling,” kata Wahyu Rusmayadi, Manager tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang akan turut serta mendampingi Anggi ke Italia. Anggi berangkat ke Italia ini sudah ditulis di sini.

Ssst… Wahyu belum berhenti berbicara, bicaranya ilmu flat track pun kutipan dari metari ajaran Valentino Rossi sendiri. Anggap saja, itu jawaban Rossi. Maklum tahun lalu Wahyu datang bersama Galang Hendra dan Imanuel Pratna ikut pelatihan yang sama, dua kali pula. Di saat sama dan sering kamu lihat, Rossi sendiri tak lepas dari latihan rutin di flat track pakai SE YZ450F.

Apa adanya itu maksudnya, luncuran motor yang memang apa adanya ala balapan tanah. Nah pembalap, harus cepat dengan apa adanya menyesuaikan laju motor. “Nanti akan diberi masukan dalam keadaan apa adanya itu. Misalnya insting akan paham arah motor selanjutnya saat roda belakang bergeser sementara roda depan malah mengarah ke sisi yang lain. Masukannya cara mempertahankan motor tetap pada arah yang dituju dengan kencepatan maksimal,” tambah Wahyu soal pelajaran dirt track yang dikaitkan langsung kegunaannya untuk balapan aspal.

Memang, di road race atau balapan aspal kelihatannya asyik-asyik saja meluncur di racing line. Itu kan kelihatannya! Bila situasinya genting saat fight, laju motor justu berubah nggak karuan, sekali pun di aspal. Itu kadang bikin pembalap memelankan motor atau mengalah dengan lawan. Nah ilmu dari dirt track ini yang berfungsi mengoreksi dan mengotrolnya agar tetap melanjutkan duel dan kalau perlu membalap di atas 100 persen.

“Di di flat track ini juga akan dapat ilmu throttle nggak akan turun, walau jalur dipaksakan. Karena sudah biasa dari tanah walau roda geser-geser mesin tetap on throttle (gas tetap dibuka) dengan hanya memainkan keseimbangan badan. Kan kalau gas ditutup justru motor malah mengarah ke luar,” tutup Wahyu yang bercerita atas dasar pelatihan di VR46 Riders Academy soal dirt track.

Begitu dulu brosist. Nanti kalau kebanyakan, malah sudah nggak ada yang dikirim ke Italia. Kan cukup baca di sini, hehe. Miolo

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353