nhk

WSBK 2014 Qatar (Race): Guintoli Juara Dunia, Sykes Dikerjai Sesama Rider Kawasaki

 

ManiakMotor – Banyak pembalap pantang menyerah meski tertinggal banyak poin dengan dalih apa pun bisa terjadi saat balapan, bahkan sampai lap terakhir. Itu dibuktikan Sylvain Guintoli (Prancis) yang bawa Aprila RSV4 menjuarai seri terakhir Kejuaraan Dunia Sup[erbike (WSBK) 2014 di Sirkuit Losial, Qatar, Minggu (2/11) malam waktu sono atau dinihari Senin (3/11) dimari.

 Tertinggal 12 poin dari juara dunia bertahan Tom Sykes (Kawasaki ZX-10R) sebelum balapan, Guintoli memang disyaratkan harus memenangi dua race beruntun sembari berharap Sykes gagal menjadi runner-up. Dan, itulah yang terjadi. Ia juara di Race1 dan 2 sedangkan Sykes hanya finish ke-3 di dua race itu. Poin terakhir di klasemen membuat Guintoli juara dunia dengan nilai 416, Sykes urutan dua dengan poin 410.

“Sejak awal saya ingin tampil serileks mungkin, tanpa terbebani perburuan poin. Tampil lepas, tanpa beban, dan itulah kuncinya,” ujar Guintoli yang menjadi rider Prancis kedua juara dunia WSBK sejak Raymond Roche pada 1990. Ini sekaligus gelar ketiga Aprilia setelah Max Biaggi pada musim 2010 dan 2012.

Ironis buat Sykes yang sesungguhnya dominan sebagai pemimpin klasemen sejak awal kompetisi 2014. Kekecewaannya berlipat karena rekan setim di Kawsaki, Loris Baz, menolak team order agar memberikan posisi finish kedua buat Sykes demi amankan gelar dunia. Baz sendiri finish runner-up di dua race. “Ia sangat merugikan saya maupun tim. Kecewa, tapi tahun depan saya akan datang dengan kondisi lebih kuat lagi,” kata Sykes.

Sykes memang hanya bisa pasrah. Rivalitasnya dengan Baz memang terlalu kencang hingga hubungan pribadi sangat tak baik. Mereka bahkan tak saling tegur meski kerja bareng di garasi tim Kawasaki. Karena itu Baz yang juga Prancis macam Guiintoli merasa tak perlu membantu Sykes yang Inggris.

“Saya tak punya kewajiban membantu dirinya. Saya tak mau serahkan posisi kedua untuk menghormati kerja keras para mekanik saya,” dalih Baz yang musim depan hijrah ke MotoGP.

Ia akhiri karir di WSBK musim ini di urutan 5 kejuaraan dunia, di bawah Jonathan Rea (Honda) dan Marco Melandri (Aprilia).  Andro

BAGIKAN