nhk

WSBK Aragon. Marco Melandri Redup di MotoGP, Tapi Lihai di Sini

 

   

ManiakMotor – Untuk kesekian kalinya, panggung kompetisi superbike dunia menawarkan tontonan menegangkan. Seperti di sirkuit Aragon Motorland di Spanyol, 2 Juli kemarin. Dalam Race 1 sepanjang 20 lap itu, 5 pembalap di depan saling menempel ketat dan saling ganti posisi ujung tombak.

Lima pembalap itu Marco Melandri, Max Biaggi, Charlos Checa, Eugene Laverty dan Davis. Ini pertarungan antara, Aprilia dan Ducati. Semua punya latar belakang kegetolan yang berbeda untuk jadi juara. Melandri ingin finish pertama, karena belum pernah. Biaggi ngotot di depan lantaran ingin mengulang sukses sebelumnya. Charlos Checa sih berharap finish di depan karena beberapa seri sebelumnya gagal finish.

Race 1, Biaggi dan Melandri yang paling berseteru di depan. Dan Biaggi finish duluan. Namun di Race 2, Melandri berhasil membungkam Biaggi dan mengandaskannya hingga cukup di posisi 4. Kemenangan Melandri ini menjadi ‘pecah telur’ bagi pembalap BMW Motorrad ini di kancah Superbike Dunia. Baru kali pertama, dia berdiri di panggung paling tinggi. Selamat deh.

Yang menarik di sini adalah, pembalap unggulan World Superbike adalah alumni GP500 atau sekarang menjadi MotoGP. Diakui atau tidak, jebolan MotoGP masih bersinar di superbike dunia. Mereka masih sering berdiri di podium. Meski prestasi mereka di MotoGP meredup dan umur sudah pada bangkotan.

“MotoGP sudah jadi sejarah. Saya konsentrasi di Superbike,” bilang Marco Melandri yang sempat di tim Yamaha MotoGP. Begitu pula Max Biaggi yang tak lagi ‘dimintai’ di MotoGP, gara-gara berseteru dengan Valentino Rossi yang kala itu menjadi mahadewa MotoGP.

Oh iya, hasil lomba WORLD SUPERBIKE ARAGON sudah ditaruh di RESULT. Cekitdot ya. Yon

BAGIKAN