nhk

WSSP300 – Jerez 2017: Galang Hendra Tidak Sekadar Podium, Tapi Juara, Air Mata Merah Putih

Galang Hendra Juara Jerez

 

ManiakMotor – Boleh bicara apa saja soal pengibaran bendera merah putih buat yang podium. Bagi Galang Hendra yang dikirim Yamaha Racing Indonesia ke Jerez, Spanyol untuk ikut World Super Sport  300 pada Minggu 22 Oktober asli juara. Namanya juara hanya 1, ya juara satu yang kedua dua dan tiga itu hanya pemanis. Juara satu kelas dunia pula, di kelas yang lagi tenar sebagai supporting raca Worl Superbike tahun ini.

Galang juara Jerez di WSS300

Itu juara tidak didapat dengan mudah, namun skill yang bisa melawan anak-anak  Eropa yang dikenal ‘gila’ untuk kelas paling bawah ini. Galang juga mamainkan jurus ‘gilanya’, namun terukur dengan racing line acak khas kelas bawah. Dia yang membawa motor, bukan motor yang bawa-bawa dia. Tidak gentar main timpa seperti yang dia perlihatkan sejak awal lomba.

Salut… “Sungguh luar biasa. Saya juga tidak menyangka bisa juara. Ah saya nggak bisa berkata-kata,” sebut Galang saat diwawancara televisi yang menyiarkan langsung WSSP300 dan diberi kesempatan untuk bicara dengan bahasa Indonesia. Saat itu Galang berkaca-kaca matanya sembari memakai bendera merah putih dililitkan di lehernya.

Hasil

Dan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Jerez dengan linangan air mata Galang. Walau lagu kehormatan kita itu nggak selesai dikumandangkan yang mungkin operatornya salah copy. Bisa dimaklumi, si operator tidak menyangka lagu Indonesia Raya yang akan dia putar. Kan biasanya kalau nggak Italia, ya Spayol, meleset sikit masih di negara di Eropa.

Bukti dengan hasil latihan dan setting bersama tim dunia, skill Indonesia macam Galang bisa bersaing dengan anak-anak muda Eropa di balap motor. Asal tim sekelas  tim Motox Racing yang seperti menangani YZF-R300 Galang, pasti bisa. Itu tim di bawah naungan Yamaha Eropa. Mereka berhasil menyetel motor sesuai tipe Galang.

Selamat buat Galang, ini prestasi terbesar sepanjang sejarah balap motor Indonesia. Belum pernah terjadi, karena memang WSS300 baru tahun ini diadakan. Bukan itu saja, sejak puluhan tahun lalu penulis portal ini yang doyan menulis, belum pernah menulis pembalap Indonesia juara di salah satu kelas dunia seperti WSS300. MM

 

BAGIKAN