nhk

Yamaha AEROX 155VVA Muncul Di IMOS 2016, Nih Maksud VVA Jadi Tipenya

Yamaha Aerox 155VVA

ManiakMotor – Analisa portal ini sebelumnya ada logikanya. Maka baca dulu ini; Yamaha Aerox 155 Di IMOS 2016, Pilihan Lain Dari Nmax, Teknologi VVA Makin Terasa, sebelum membaca Aerox 155VVA yang diperkenalkan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Indonesia Motor Show (IMOS) pada Rabu 2 November 2016. Dijelaskan di situ teknologi Variable Valve Actuation (VVA) makin yahud di  Aerox 155VVA.

Mantap ya, sayang harga belum dikasih tahu
Mantap ya, sayang harga belum dikasih tahu

YIMM sengaja menaruh tiga huruf VVA di belakang 155. Boleh dikata VVA menjadi bagian dari tipenya. Motor ini akan lebih lincah dari segi tenaga dan bodi, karena lebih ringan 16 kg dari Yamaha Nmax.

Padahal menggunakan mesin yang sama dengan NMax yang memulai dengan VVA. VVA adalah konstruksi kem dan katup yang menutupi kelemahan mesin bakar yang sulit mendapatkan dua karakter sekaligus. Kalau tenaga sudah kuat di bawah, sulit akan dapat juga di atas.

Tapi dengan VVA hal itu dieleminir. Yang ini atas bawah dapat. Lobe benjolan ketiga pada kem model VVA akan menyambung saat putaran mesin dari bawah sudah habis. Klep tetap akan terbuka memberi bahan bakar masuk di rpm atas. Sehingga mesin tidak kehabisan nafas.  “Memang begitu konsep VVA,” kata M Abidin, GM Servis dan Motorsport PT YIMM.

Konsumsi bahan bakar jelas akan lebih irit dengan perbedaan bobot tadi. Apalagi AEROX 155VVA  dilengkapi fitur Stop & Start System (SSS). SSS berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Walau ‘galak’, mesinnya halus saat distarter lantaran didukung Smart Motor Generator (SMG).

Aerox 155VVA  yang diperkenalkan  secara global di MotoGP Sepang, 30 Oktober 2016 lalu, walau lebih ringan tapi soal gambotnya nggak kalah dengan NMax. Hanya Aerox 155VVA ini lebih tipis bodinya. Disebut sporty scooter di Indonesia. Makanya karakteristik bodi tetap gagah, aerodinamis, dan makin sporty dengan penegasan ciri khas “X” motif di sisi samping. Punya sensasi tersendiri menyimaknya apalagi mengendarainya.

Betot perhatian saat di IMOS 2016
Betot perhatian saat di IMOS 2016

AEROX 155VVA hadir dengan tiga tipe yaitu, EROX 155VVA – S Version, AEROX 155VVA – R Version dan AEROX 155VVA. VVA ada pada semua tipe dengan teknologi Blue Core. AEROX 155VVA – S Version warnanya Black, Yellow, Matte Red. Tipe AEROX 155VVA – R Version satu warna yaitu Racing Blue. Tipe AEROX 155VVA warnanya Matte Blue dan White.

Khusus AEROX 155VVA – R Version, DNA sport terasa kuat berkat cakram depan model “Wave-Type Disc Brake” dengan diameter 230mm. Itu ditambah suspensi belakang sub-tanks type rear suspension berwarna emasl.

“Launching AEROX 155VVA ini jadi sejarah hadirnya teknologi baru sepeda motor di Indonesia. Smart Key System jadi fitur yang benar-benar baru pertama kali diaplikasikan pada sepeda motor di Indonesia. Fitur SKS ini sendiri sudah pasti canggih. Jadi sekarang konsumen tidak perlu kunci lagi untuk menyalakan mesin. Cukup dekatkan smart key unit ke motor, tekan dan putar tuas, motor bisa langsung digunakan,” jelas Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Gitu loh. MM

SPESIFIKASI YAMAHA AEOROX 155

MESIN

Tipe mesin                                            : Liquid cooled 4-stroke, SOHC

Susunan silinder                                   : Single cylinder

Diameter X Langkah                           : 58 x 58,7 mm

Perbandingan kompresi                       : 10,5 ± 0,4  : 1

Volume silinder                                    : 155.1 cc

Daya maksimum                                  : 11.0 kW / 8000 rpm

Torsi maksimum                                   : 13.8 Nm / 6250 rpm

Sistem starter                                       : Electric starter

Sistem pelumasan                                 : Wet sump

Kapasitas oli mesin                              : Total = 1,00 L ; Berkala = 0,90 L

Sistem bahan bakar                              : Fuel Injection

Tipe kopling                                         : Dry, Centrifugal Automatic

Tipe transmisi                                       : V-belt automatic

RANGKA

Tipe rangka                                          : Underbone

Suspensi depan                                    : Teleskopik

Suspensi belakang                                : Unit Swing

Tipe ban                                               : Tubeless

Ban depan                                            : 110/80-14M/C 53P

Ban belakang                                       : 140/70-14M/C 62P

Rem depan                                           : Disc brake

Rem belakang                                      : Drum brake

KELISTRIKAN

Sistem pengapian                                 : TCI

Tipe battery                                          : YTZ7V

Tipe busi                                               : NGK/CPR8EA9