nhk

Yamaha Asean Cup Race 2013 Sentul; YZF-R15 Pakai ECU Daytona Racing

 

 

ManiakMotor – Generasi YZF paling cilik dari Yamaha ini tidak jauh berbeda spesifikasi mesinnya dengan Yamaha Vixion, “Power lebih besar dari 6 percepatan dan handling lebih stabil karena roda lebih lebar, juga sistem lengan ayunnya juga beda,” buka M. Abidin selaku GM Service And Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dari arena Yamaha Asean Cup Race 2013 (YACR) di Sentul International Circuit, Bogor, Jabar 30 November 2013.

Tampilan ini motor menyandang DNA dari YZF-R1. Di Sentul satu putaran penuh dengan catatan 1 menit 58 detik sekian-sekian.  Ini catatan yang terjadi pada kualifikasi YARC.  Lumayan cepat dengan mentune kepala silinder, throttle body dan mendorongnya dengan ECU Daytona Racing. Dengan ECU ini, rpm bisa dikembangkan sampai 12.000 rpm.“Saya berkutat di setting pengapian terlebih dahulu, jika sudah dapat yang saya mau baru setting lainnya,” ujar Agus Setiawan yang di MotoPrix membela Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya. 

Tangki bahan bakar mirip dengan Vixion lama, tetapi bodi di bawah jok sebelas-duabelas dengan Vixion Lightning. Setang clipon alias setang jepit yang jadi khas motor genre sport. Desain roda sama dengan Vixion Lightning tapi memiliki lebar berbeda atau lebih lebar R15. Ban ukuran 130/70-17 terpasang di roda belakang sementara di depan 90/80-17. 

 Pantas juga tikungan bisa dilibas dengan cepat dan ‘diam’, lantaran monosok belakang menggunakan sistem link. Sokbrekernya tidak langsung ke wing-arm. Dengan mekanisme ini ayunan arm lebih ngikut ayunan teratur saat membelok. Buktinya sok yang dipakai pada R15 versi YARC masih standard.

Pakemnya desain arm dan mekanisme sok seperti ini biasa dipakai motor berkapasitas besar macam R6 dan R1. “Untuk silinder head dan kem kami yang sediakan, berarti telah dikorek,” ujar Tomy Huang dari BRT. Silinder head dari bahan berrylium dengan diameter klep in 22 mm dan out nya 19 mm. Dari tampang luar silinder pakai milik Vixion lama yang tanpa sensor Air Fuel Ratio (AFR) di eksosnya, sementara jika Vixion Lightning ada sensor AFR nya. 

Setting boleh dilakukan bertahap dan sistematis, satu bagian terlebih dahulu baru ke bagian lainnya. Nyettingnya tentu pakai laptop bro, bukan pakai obeng dan kunci pas. Settingan yang jelas terlihat adalah pemilihan gir belakang, Agus pakai 46 mata sementara pembalap lain dari Yamaha Indonesia pakai 47 mata. Sproketnya buatan lokal, produk Yonk Jaya. 

Tambahan tenaga juga didapat dari knalpot khusus SMF. Ini merupakan vendor lokal untuk tiap knalpot produk Yamaha, desain muflernya mirip dengan tunggangan Moto3 yang pendek namun lubangnya berdiameter besar. Ubahan-ubahan ini masih ditolelir untuk korek harian bilamana R15 meluncur ke pasaran nanti. “Ini baru step awal, masih memungkinkan untuk menaikan peformanya,” tambah Abidin.

Dari hasil QTT di kelas ini, peraih catatan tercapat sampai posisi ke-10 sangat rapat. Jaminan race-day besok atau Minggu, juga ketat. Indonesia mendapat tantangan dari para pembalap Malaysia dan Thailand.  Nah, untuk melihat hasil lombanya kelas ST itu sama dengan R15 dan kelas MT itu bebek Jupiter Z1. AN

BACA JUGA

Hasil Yamaha Asean Cup Race 2013 Sentul, 30 November-1Desember 2013

Yamaha Asean Cup Race 2013 Sentul; 10 Helm NHK…!

Yamaha Asean Cup Race 2013 Sentul: Rock And Race, Indonesia Target Juara

Yamaha Asean Race 2013 Sentul; FDR Ban Resmi-nya

 

 

BAGIKAN