nhk

Yamaha Asean CUP Race (YACR) 2014 Sentul; Penguasaan Sport Mantap, Indonesia Juara Umum!

 

 

ManiakMotor – Anak-anak Yamaha Racing Indonesia (YRI) terampil tampil di ST Class 150 dan 250. Riding style mereka lebih luwes memakai motor full frame atau sport saat Yamaha Asean Cup Race 2014 (YACR) di Sentul International Circuit. Hasilnya mereka dominan saat race Minggu 7 Desember. Istilahnya motor kepegang oleh mereka dengan penguasaan racing line lantaran hapal sirkuit.

Itu juga tak lepas dari edukasi Yamaha Indonesa selama ini memberi ilmu rutin soal menunggang sport yang dibungkus dalam YRA pada pembalapnya. Dari kelas sport inilah YRI mendulang banyak point dan membuat mereka kembali jadi juara umum YACR 2014. Di sana ada Sudarmono yang selama ini memang dipasang di supersports 600. Lalu ada Rey Ratukore dan Sigit PD yang tahun ini juga full di SS600.

Ketiganya jadi bintang di jalannya lomba ST 250 menggunakan Yamaha R25. Bahkan seorang Jorge Lorenzo terpaksa mengundurkan diri dari balapan, hehe. Tentu ketika melihat laju pembalap Indonesia  di SIC berbeda nyaris 3 detik dengan Lorenzo saat coba-coba sirkuit, hehe. “Selain rutin di sport, juga pelatihan khusus soal setting suspensi pada menggunakan sport. Ini juga kunci kami bisa segera dapat set-up R25,” kata Sudarmono, sang juara ST 250.

Di ST 150 memang dipasang para pembalap muda macam Rheza Danica dan Handy Tuahatu. Toh di sana ada Fitriansyah Kete yang jadi dirigen yang memandu yuniornya. Penguasaan Kete di SIC memang telah kapalan. Dia mampu mengacak negara lain yang coba merebut ST150. Tektik ini membuat Rheza dan Tuahatu lebih leluasa memainkan jurusnya.

Indonesia hanya keok di kelas bebek yang mereka sebut MT Class yang menggunakan Jupiter Z1. Di kelas ini memang yang dicoba mereka yang muda-muda. Juga di kelas ini ketemu pembalap paling senior Malaysia yang juga umutan di SIC, itu dia Moh. Affendi. Itu anak rutin bermain ARRC di Sentul.

Menurut Supriyanto, manager motosport Yamaha Indonesia, bukan berarti melepas kelas bebek. Tapi memang fokus tahun ini dari YRI untuk memperkuat sport. “Selain untuk jenjang ke depan, juga soal pasar. Karena itu bebek diserahkan pada mereka yang muda. Bahkan Anggi Setiawan dan Samsul Arifin berlum pernah di SIC,” jelas Supriyanto.

Maka dari sport itulah poin yang banyak didulang Indonesia. Hasil akhir penumpulan poin dari dua race MT 110, dua race ST 150 dan satu race ST 250, Indonensia dapat 188 poin, Thailand 162 dan Malaysia 134. Ardel

BACA JUGA

Hasil Yamaha Asean Cup Race Sentul, Jabar, 6 – 7 Desember 2014

Yamaha Asean Cup 2014: R25 Berlari 1 Menit 45 Detik, Setara Kejurnas Sport 250 DI IRS Yang Korek Habissss..?

Yamaha Asean Cup Race 2014: Lorenzo Ogah Balap Benaran Di Sentul, Ya Wajarlah!

Yamaha Asean Race 2014 Sentul: Lorenzo/Espargaro, Full Race Bersama Pembalap Asean Dengan R25

Yamaha Asean Cup Race 2014 Sentul: Lorenzo Tetap Melawan Walau Tak Ikut Latihan Dan Kualifikasi

 

BAGIKAN