nhk

Yamaha Cup Race 2015 Aceh: Antusias Meningkat, Bakat Pembalap Hebat

ManiakMotor – YCR 6 atau OMR Jupiter Z1 Pemula B Non Pabrikan jadi perhatian khusus di Yamaha Cup Race (YCR) seri 2 di sirkuit Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh lalu. Pasalnya, kelas yang mengadu spek motor yang sama itu sukses menyedot  18 starter. Animo yang istimewa untuk takaran di luar region Jawa.

Sebagai kelas pembibitan, pasti PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) punya misi khusus dengan program ini. Itu juga tak lepas dari ‘skenario’ Yamaha Indonesia, bahwa YCR ini adalah salah satu tahap menuju pentas dunia. Pemula yang memiliki ‘paket’ skill, mental, dan attitude akan terpantau di sini. Makanya, bukan tidak mungkin rider yang dimaksud muncul di salah satu YCR Aceh ini. Faktanya, obsesi itu yang mendorong Zaldy Zimbalys (Medan) salah satu peserta di YCR 6.

Makin asyik, sebelum kualifikasi dan race, peserta diajak mengikuti coaching clinic terlebih dahulu. Mentornya adalah pembalap dengan segudang pengalaman macam Florianus Roy (Jogja). “Dibanding dengan seri sebelumnya, YRA kali ini lebih banyak peserta (23). Dibagi dua sesi, teori dan praktek. Materinya meliputi pemahaman racing line yang tepat, adaptasi karakter motor, oper gigi di variasi tikungan,“ urai Jontor – sapaan akrap pembalap senior dari Yamaha Yonk Jaya (Bandung) itu.

Kata Roy, karakter injeksi Z1 cocok dengan lay out sirkuit kali ini, “Karakter injeksi itu smooth di putaran bawah, tetapi begitu di rpm menengah ke atas baru teriak,” jelasnya.

Oh ya, dari 23 pembalap yang ambil bagian (usia di bawah 16 tahun) memiliki basic skill yang beragam. Ada yang tinggal poles dikit, ada yang masih butuh waktu.

“Hasil evaluasi perlu penajaman pada riding style. Ambil contoh saat masuk tikungan, masih ada yang buru-buru masuk tikungan,” kata Roy seraya menegaskan di sesi praktek ada beberapa skenario yang direncanakan.

”Awalnya peserta dibagi ke beberapa kelompok, satu kelompok 4-5 pembalap. Masing-masing kelompok diberi kesempatan jajal sirkuit 5 lap. 1-3 lap peserta mengikuti racing line mentor terlebih dahulu, baru kemudian diberi kesempatan memahami dan menghapal racing line tadi. Sesi kualifikasi mentor juga ikut dan fokus pada pembalap yang belum pakai  racing line benar,” tambah Richard Putra Gunawan dari Divisi Motor Sport Yamaha yang turut mendampingi.

Dengan spesifikasi mirip MP 4 (17,5 Dk) yakni ganti piston, cylinder head, porting polish, camshaft, setup ECU dan throttle body, kopling manual (engine development by BRT), shock KYB, ban IRC, knalpot Sakura, peserta suguhkan tontonan menarik lantaran berimbang. Alhasil, Dicky Renaldi (Sigli) dari tim DMS Aceh finish terdepan, “Race ini memberi pengalaman yang tak terlupakan. Start di posisi kedua, bisa konsisten di racing line dan irama putaran gas. Mudah-mudahan ada kesempatan lebih,” harap Dicky yang mengidolakan Reza Pahlevi (Aceh) itu.

Selamat datang para pembalap hebat! Ardel

Baca Juga

Yamaha Cup Race 2015 Aceh (Race): YCR 3 – 4, Tommy,Sulit Diburu Tapi Membagi Ilmu

Yamaha Cup Race 2015 Aceh (Race): YCR1 dan 2 Milik Yamaha RPM, Zefri Terbaik dan Firman Juara Umum

Yamaha Cup Race 2015 Seri 2 Aceh (Race): Ada Asa Dari Stadion Harapan Bangsa

Yamaha Cup Race 2015 Seri 2 Aceh (QTT): Edukasi Teknologi Injeksi Z1

BAGIKAN