nhk

Yamaha Cup Race 2015 Aceh (Race): YCR 3 – 4, Tommy,Sulit Diburu Tapi Membagi Ilmu

ManiakMotor – Tommy Richard Orlando (Yamaha Yamalube NHK FDR SSS R9 RCB MRT) memang tak terbendung di katagori pemula YCR 3 (Underbone 125 cc) dan YCR 4 (Underbone 110 cc). Pembalap asal Bantul,Jogja itu masih terlalu tangguh untuk rival-rivalnya.

 

Tommy sendiri menilai pertarungan kali ini adalah adu skill dan power motor yang berimbang. Tapi, lain cerita bagi Aditya Nugraha (Canasta RBRT NHK FDR AHRS) dan Kallinga (Majestic Belando RT), dua pembalap yang bisa menguntit. Memang sih diakui keduanya,Tommy bukan lagi level mereka saat ini. Dinilai begitu lantaran Tommy sendiri,tahun lalu menyandang status sebagai juara pemula MotoPrix (MP) region Sumatera.Tahun iniTommy kembali ke region Jawa dengan mengantongi Kartu Izin Start (KIS) Jogja.

“Jadi, misi kali ini bukan untuk meraih tiket grand final YCR November mendatang karena memang tak ada poin. Saya diminta menggantikan sementara sekalian coba motor. Ini motor kencang, tapi mungkin pembalap sebelumnya belum kawin,” komentar Tommy seraya menyebut Leonardo (Palembang). Pembalap yang dimaksud diplot untuk bertarung di MP Sumatera dan terpaksa absen lantaran alami kevelakaan saat MP seri 6 di sirkuit yang sama seminggu sebelumnya.

Toh, dengan Tommy  ambil bagian bikin tontonan malahlebih hidup. Juga untuk mengukur kemampuan Aditya dan Kallingga sebagai pemula andalan Yamaha di MP Sumatera. Hal itu juga ditegaskan oleh Supriyanto, Manager Motosport Yamaha Indonesia,

“Aditya dan Kalingga memang dalam pantauan kami. Merek dijajal untuk beradu dengan Tommy. Semoga race kali ini mereka bisa belajar banyak saat tarung dengan pembalap yang lebih pengalaman,” kata pria yang punya koleksi beragam batu akik itu. Tommy juga memberi pengalaman penting di luar balap,yakni public speaking saat menghadapi pertanyaan media seperti pada saat jumpa pers. Katanya,ini juga bagian dari skill menuju pembalap profesional.

Tak hanya pembalap,Yudi Belando, mekanik yang tangani pacuan Kalingga pun dapat ilmu dari hasil ini. Bahwa secara bertahap power Jupiter kelir khas pink itu segera di-up grade,

“Sering alami masalah transmisi. Di YCR 3 giginya miss,dari gigi 2 langsung 4. Kami akui sebagai pendatang baru harus banyak belajar,” kata Yudi yang didukung penuh oleh Ferry,pemilik tim Majestic Palembang,Sumsel.

Tim privateer itu memang mendapat respon positif dari Yamaha Indonesia. Sepak terjangnya yang kali pertama terpantau oleh portal ini meski terus belajar dan belajar. “Kita tunggu eksistensinya. Manajemen tim dan dan lain sebagainyaa paling tidak butuh waktu 1-2 tahun,” tegas Supriyanto yang aktif memantau perkembangan new comer itu. Ayo ,semangat! Ardel

Baca Juga

Yamaha Cup Race 2015 Aceh (Race): YCR1 dan 2 Milik Yamaha RPM, Zefri Terbaik dan Firman Juara Umum

Yamaha Cup Race 2015 Seri 2 Aceh (Race): Ada Asa Dari Stadion Harapan Bangsa

Yamaha Cup Race 2015 Seri 2 Aceh (QTT): Edukasi Teknologi Injeksi Z1

Yamaha Cup Race (YCR) 2015 Aceh: Aksi Para Jawara di Tanah Istimewa

BAGIKAN