nhk

Yamaha Cup Race 2016 Tasik (YCR1): Duel Seru Rere-Sulung dan Topan, MX King HDS  Vs MX King GDT!  

Yamaha, YCR, Tasik, Rere

 

ManiakMotor-Benar prediksi portal ini! Rafid Topan dan Reynaldhi Pradhana menampilkan pertarungan memukau di depan public Tasikmalaya, Jabar yang memadati sirkuit Bukit Peusar (11/12). Akhirnya, keduanya pun yang memberi nuasana berbeda di final ini  berhasil naik podium di race YCR 1 atau moped 150 cc 4T TU seeded.

Rere-sapaan akrab Reynaldhi Pradaha – dan Topan yang memacu MX King  korekan Hawadis bertarung habis-habisan (25 lap) dengan Sulung Giwa MX King karya Widya

Roadrace, YCR, Yamaha, Tasik, Bukit Peusar
Podium YCR 1

Krida Laksana alias GDT.  ”Ada misi uji coba mesin untuk musim depan. Terimakasih untuk kesempatan bertarung di event yang meriah dan professional ini,”ujar Topan yang diangguki Roki pemilik tim R7 Race Tech. Kabarnya, tim yang akan berlaga di MotoPrix Jawa dan Sumatera itu memang memanfaatkan moment final YCR ini untuk riset.

Hal serupa juga dibenarkan Rere. ”Aku memang diminta untuk spek baru bikinan Om. Ini pertarungan yang sangat exicted. Pasalnya, tahun ini aku memang vakum di MP, jadi secara jam terbang memang sudah kalah dengan yang lain. Tapi, bersyukur bisa memberikan tontonan menarik sekaligus podium pertama,”ujar Rere yang di PON XIX lalu membela tim Banten.

Meski vakum dari balap, tapi Rere punya pengalaman main di sirkuit sepanjang 1,3 Km dengan 16 variasi tikungan dan kontur naik turun. Buktinya, dirinya tahu betul kuncian

Yamaha, YCR, Tasik, Bukit Peusar, Final
Aksi Rere

di sirkuit ini adalah setting bodi dan managemen ban. ”Kompresi dan preloadnya harus dibuat lebih keras. Terasa banget di tikungan  terakhir,”komentar Rere serasa sebut spek ini disupport penuh oleh SYS.

Beda hal dengan Sulung Giwa. Kendati tetap memberi pertarungan tapi misinya jaga point untuk juara umum dan itu berhasil.  “Pertarungan sih sama dengan sebelumnya, tapi hadirnya Rere dan Topan memang jadi seru dan sudah diwarning oleh mentor, ”komentar Sulung yang ketiban durian jatuh dari kesalahan Topan di lap terakhir. “Aku coba braking lebih hard, ternyata suspensi depan kurang optimal,”ujar Topan.

Jadinya, Rere-Sulung dan Topan naik podium 1,2 dan 3. Selamat! Ardel

BAGIKAN